Syarat Mendirikan Kantor Hukum: Praktik Sendiri atau Bersama Rekan Advokat

Apa Syarat Mendirikan Kantor Hukum di Indonesia?

Konten ini bersifat edukatif. Regulasi perizinan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk kebutuhan hukum spesifik bisnis Anda, konsultasikan dengan tim legal vOffice.

Artikel ditinjau oleh:

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal vOffice Group
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal vOffice Group

10+ tahun pengalaman di bidang hukum korporasi, perizinan usaha, hingga hak cipta. Telah mendampingi ratusan klien dalam proses pendirian PT, CV, dan badan usaha lainnya, serta pengurusan izin OSS, SIUP, dan legalitas bisnis di Indonesia.

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.

Konsultan Legal vOffice Group

Ingin membuka kantor hukum sendiri? Anda tidak perlu langsung membuat firma. Seorang advokat dapat menata praktik mandirinya tanpa membentuk persekutuan. Jika beberapa rekan memilih menjalankan kantor bersama, barulah bentuk kerja sama, akta, dan pendaftaran persekutuan perlu dibahas.

Syarat mendirikan kantor hukum bergantung pada tiga hal: siapa yang berwenang memberikan jasa advokat, bagaimana kantor diorganisasi, dan administrasi apa yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan tersebut. Ketiganya jangan dicampur menjadi satu daftar dokumen wajib.

Poin Penting

  • UU Nomor 18 Tahun 2003 mengatur persyaratan profesi advokat. Akta kantor tidak menggantikan pengangkatan dan sumpah advokat.
  • Praktik perorangan tidak otomatis membutuhkan akta firma atau NPWP badan.
  • Persekutuan perdata dan firma memiliki karakter berbeda menurut Permenkum Nomor 25 Tahun 2025.
  • Pendaftaran pendirian persekutuan melalui notaris diajukan paling lambat 60 hari kalender sejak akta ditandatangani. Itu tenggat pengajuan, bukan janji lama proses.
  • Alamat, pajak, dan dokumen OSS diperiksa berdasarkan kegiatan dan bentuk praktik yang benar-benar dipilih.

Pastikan Dulu Status Advokat yang Akan Menjalankan Praktik

Apa Syarat Mendirikan Kantor Hukum di Indonesia?
Apa Syarat Mendirikan Kantor Hukum di Indonesia? (pexels.com)

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat mengatur orang yang menjalankan profesi advokat, bukan sekadar pendirian tempat usahanya. Sebelum mencari alamat atau memesan papan nama, pastikan dokumen profesi Anda lengkap.

Untuk menjalankan profesi advokat, periksa ketentuan pengangkatan, pendidikan profesi, ujian, magang, dan pengucapan sumpah yang berlaku bagi Anda. Simpan dokumen pengangkatan dan berita acara sumpah untuk kebutuhan verifikasi yang sah. Jangan menganggap akta firma atau Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai pengganti persyaratan tersebut.

Lulusan hukum yang belum memenuhi persyaratan profesi perlu membedakan pekerjaan pendukung yang boleh dikerjakan dari tindakan yang mensyaratkan kedudukan sebagai advokat. Jika kantor melibatkan lebih dari satu profesional, kewenangan setiap orang tetap harus diperiksa secara terpisah.

Praktik Perorangan, Persekutuan Perdata, dan Firma: Apa Bedanya?

Nama yang tercetak pada kartu nama belum tentu menjelaskan bentuk hukum kantor. Istilah law firm dapat dipakai secara umum, sedangkan persekutuan firma adalah bentuk persekutuan yang memiliki pengaturan pendaftaran tersendiri.

Permenkum Nomor 25 Tahun 2025 memberi pembeda yang berguna. Dalam persekutuan perdata, para sekutu menjalankan profesi secara terus-menerus; masing-masing bertindak atas nama sendiri dan bertanggung jawab sendiri kepada pihak ketiga. Dalam firma, setiap sekutu berhak bertindak atas nama persekutuan yang menjalankan usaha secara terus-menerus.

Bentuk praktikSituasi yang perlu dinilaiKonsekuensi pendirian
Advokat peroranganSatu advokat menerima dan menangani pekerjaan atas nama praktiknya sendiri.Tidak otomatis harus membuat persekutuan. Administrasi pribadi dan kegiatan praktik tetap perlu ditata.
Persekutuan perdataBeberapa profesional ingin bekerja sama, tetapi tiap sekutu bertindak atas nama sendiri sesuai karakter bentuk ini.Perlu kesepakatan para sekutu, akta, dan pendaftaran melalui notaris.
FirmaBeberapa sekutu hendak menjalankan usaha dengan nama persekutuan dan kewenangan bertindak yang disepakati.Perlu akta dan pendaftaran firma. Tinjau pula konsekuensi tanggung jawab sebelum memilihnya.

Satu advokat tidak dapat mendirikan firma seorang diri. Jika tujuan Anda hanya membuka praktik mandiri, jangan membuat sekutu formal sekadar demi memperoleh akta. Sebaliknya, jika ada beberapa pendiri, jangan memilih firma hanya karena nama bentuk usahanya terdengar cocok untuk kantor hukum. Mintalah penilaian notaris dan penasihat hukum mengenai struktur yang sesuai.

Cara Mendirikan Kantor Hukum Perorangan

Untuk advokat yang akan bekerja sendiri, urutannya lebih sederhana secara organisasi. Tetap ada urusan profesi, administrasi, dan cara menangani klien yang tidak boleh dilewatkan.

1. Rapikan Dokumen Profesi dan Identitas Praktik

Pastikan status advokat Anda dapat diverifikasi. Gunakan nama profesional, nomor kontak, email, dan identitas kantor secara konsisten pada surat kuasa serta dokumen perikatan jasa.

2. Tentukan Alamat yang Dapat Dihubungi

Klien dan lembaga yang berkorespondensi dengan Anda memerlukan alamat yang jelas. Pertimbangkan apakah surat fisik akan datang setiap hari dan di mana Anda bisa menerima klien secara tertutup.

3. Periksa Pajak dan Kebutuhan OSS Sesuai Kegiatan

Praktik mandiri bukan alasan untuk membuat NPWP badan yang belum memiliki dasar organisasi. Periksa administrasi pajak orang pribadi Anda. Jika pendaftaran berusaha diperlukan untuk kegiatan yang dijalankan, gunakan data dan klasifikasi yang sesuai di OSS.

4. Siapkan Cara Kerja yang Menjaga Kerahasiaan Klien

Jangan menunggu kantor ramai untuk membuat aturan penyimpanan berkas. Tentukan siapa yang bisa membaca dokumen, bagaimana surat diterima, dan di mana konsultasi privat dilakukan. Pasal 19 UU Advokat mengatur kewajiban menjaga kerahasiaan hubungan advokat dengan klien sesuai ketentuan undang-undang.

Syarat Mendirikan Firma Hukum atau Persekutuan Perdata

Untuk kantor bersama, pekerjaan pertama bukan mengisi formulir AHU. Para calon sekutu perlu menyepakati cara kantor dijalankan. Dari sana, notaris dapat menyiapkan akta yang mencerminkan hubungan mereka.

Siapkan identitas dan domisili para pendiri, kegiatan yang hendak dicantumkan, alamat lengkap persekutuan, serta kesepakatan hak dan kewajiban sekutu. Bahas juga siapa yang berwenang menerima pekerjaan, menandatangani kontrak, mengelola uang klien, dan menangani pengunduran diri seorang rekan.

Catatan dari Tim Konsultan vOffice

Sebelum akta dibuat, tulis contoh keputusan yang mungkin memicu perselisihan: klien lama yang ikut bergabung, tagihan perkara yang belum lunas, atau seorang partner yang keluar saat pekerjaan masih berjalan. Bahas pembagian tanggung jawabnya bersama notaris dan penasihat hukum, lalu pastikan kesepakatan penting masuk ke dokumen yang sesuai.

Untuk gambaran tentang pembagian peran setelah para pendiri sepakat bekerja bersama, baca struktur organisasi firma hukum dan tugas timnya. Struktur operasional tersebut berbeda dari penentuan bentuk hukum persekutuan.

Dokumen yang Diunggah dan Dokumen yang Disimpan Notaris

Permenkum Nomor 25 Tahun 2025 membedakan dua kelompok dokumen. Menurut Pasal 6, notaris mengunggah akta pendirian dan surat pernyataan bermeterai cukup melalui Sistem Administrasi Badan Usaha. Pasal 7 mengatur dokumen yang harus disimpan notaris, termasuk minuta akta, fotokopi surat keterangan mengenai alamat lengkap, dan data pemilik manfaat.

Jadi, daftar persiapan yang diminta notaris bisa lebih luas daripada dua dokumen yang diunggah ke sistem. Jangan menyimpulkan bahwa seluruh bukti pendukung harus Anda unggah sendiri ke AHU.

Urutan Pendaftaran Melalui AHU

  1. Sepakati para sekutu, bentuk persekutuan, nama, alamat, serta isi akta.
  2. Minta notaris mengecek nama pada sistem Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.
  3. Tandatangani akta pendirian setelah isi dan kewenangan para sekutu disetujui.
  4. Notaris mengajukan pendaftaran secara elektronik melalui Sistem Administrasi Badan Usaha dengan formulir dan dokumen pendukung yang diwajibkan.
  5. Pastikan bukti pendaftaran yang diterbitkan adalah Surat Keterangan Terdaftar (SKT). SKT ini bukan surat pengangkatan advokat atau pengesahan badan hukum PT.

Tenggat penting: Pasal 5 Permenkum Nomor 25 Tahun 2025 memberi waktu paling lama 60 hari kalender sejak akta ditandatangani untuk mengajukan pendaftaran pendirian. Jika lewat, permohonan pendaftaran berdasarkan pengajuan tersebut tidak dapat diajukan sebagaimana diatur pasal itu. Koordinasikan tindak lanjutnya dengan notaris; jangan mengartikan 60 hari sebagai estimasi lama layanan.

Apakah Kantor Advokat Wajib Memiliki NIB, NPWP Badan, SIUP, dan SKDP?

Tidak ada satu daftar dokumen usaha yang bisa langsung diterapkan ke seluruh kantor hukum. Dokumen profesi melekat pada advokat. Dokumen pendaftaran persekutuan melekat pada persekutuan. Kewajiban pajak dan perizinan berusaha perlu dibaca sesuai bentuk dan kegiatan yang dijalankan.

Dokumen atau urusanPemeriksaan yang tepat
Dokumen profesi advokatVerifikasi untuk setiap orang yang akan bertindak sebagai advokat.
Akta dan SKTRelevan bagi persekutuan perdata atau firma yang didaftarkan, bukan kewajiban otomatis praktik tunggal.
NPWPPeriksa status wajib pajak orang pribadi atau badan. DJP membedakan administrasi firma dari praktik orang pribadi.
NIB dan OSSPeriksa kebutuhan berdasarkan kegiatan dan bentuk pelaku usaha; NIB tidak menggantikan status advokat.
SIUP dan SKDPJangan menganggap keduanya persyaratan universal setiap kantor advokat. Konfirmasikan dokumen yang benar-benar dibutuhkan untuk kegiatan dan alamat yang diajukan.

Dalam klasifikasi OSS, KBLI 2025 kode 69101 adalah Aktivitas Pengacara. Cocokkan uraian kegiatan di OSS dengan layanan kantor yang akan dijalankan. PP Nomor 28 Tahun 2025 menjadi kerangka umum perizinan berusaha berbasis risiko dan telah menggantikan PP Nomor 5 Tahun 2021. Kode KBLI saja belum cukup untuk menyimpulkan seluruh kewajiban usaha Anda.

Dalam penjelasannya mengenai digitalisasi perpajakan, DJP menyebut firma sebagai contoh badan usaha yang menggunakan data Sistem Administrasi Badan Usaha dalam alur Coretax. PMK Nomor 81 Tahun 2024 mengatur pelaksanaan sistem inti administrasi perpajakan dan telah mengalami perubahan. Periksa langkah pendaftaran yang tersedia serta ketentuan yang relevan dengan keadaan Anda, alih-alih mengikuti panduan lama secara otomatis.

Pilih Alamat Kantor Berdasarkan Cara Anda Menangani Klien

Seorang advokat yang banyak menghadiri sidang tentu memiliki kebutuhan ruang berbeda dari kantor dengan beberapa partner dan staf. Pisahkan kebutuhan alamat surat, ruang konsultasi, dan penyimpanan berkas sebelum menentukan paket kantor.

Alamat Rumah

Rumah dapat dipertimbangkan sebagai tempat bekerja, tetapi periksa aturan penggunaan bangunan dan persyaratan alamat yang relevan. Jika klien datang, pikirkan privasi keluarga dan kerahasiaan percakapan.

Ruang Kantor Tetap

Ruang tersendiri dapat dibutuhkan ketika tim bekerja bersama setiap hari atau menyimpan banyak dokumen fisik. Masukkan sewa, internet, keamanan berkas, dan biaya perawatan dalam perhitungan bulanan.

Virtual Office dengan Ruang Pertemuan Sesuai Kebutuhan

Jika kebutuhan utama Anda adalah alamat korespondensi dan sesekali menerima klien, layanan Virtual Office vOffice bisa masuk daftar pilihan. Periksa kelayakan alamat untuk administrasi praktik Anda serta fasilitas yang tercakup di lokasi dan paket yang dipilih. Layanan alamat tidak otomatis menyediakan ruang privat setiap saat.

Untuk menilai kebutuhan ruang saat ada konsultasi tatap muka, lihat fasilitas ruang meeting untuk konsultasi hukum. Konfirmasi privasi dan ketersediaan ruang tertentu sebelum memesan.

Butuh Alamat Kantor, tetapi Tidak Setiap Hari Berkantor?

Lihat fasilitas dan persyaratan alamat lebih dulu bersama vOffice, yang telah melayani 50.000+ klien.

Biaya Membuka Kantor Hukum: Pisahkan Biaya Pendirian dan Operasional

Biaya praktik perorangan tidak bisa disamakan dengan biaya mendirikan persekutuan. Seorang advokat mandiri mungkin tidak memiliki biaya akta firma, sedangkan calon sekutu perlu menghitung jasa notaris dan biaya pendaftaran yang berlaku.

Setelah kantor berjalan, pengeluaran bergeser ke alamat, ruang pertemuan, perangkat kerja, keamanan data, administrasi pajak, dan tenaga pendukung. Jumlah pastinya bergantung pada bentuk praktik, kota, jumlah orang, serta fasilitas yang benar-benar dipakai. Jangan memakai satu angka paket sebagai perkiraan seluruh biaya kantor hukum.

Catatan dari Tim Konsultan vOffice

Coba susun anggaran berdasarkan satu bulan kerja yang realistis. Catat jumlah surat fisik, pertemuan klien, orang yang memakai ruangan, dan berkas yang perlu disimpan. Dengan begitu Anda dapat membedakan fasilitas yang harus tersedia setiap hari dari fasilitas yang cukup dipesan saat dibutuhkan.

Untuk pengaturan pekerjaan, penagihan, dan administrasi setelah kantor mulai menerima klien, baca panduan manajemen law firm.

Mulai dari Struktur yang Sesuai, Bukan dari Daftar Dokumen Terpanjang

Jika Anda membuka praktik sendiri, prioritaskan status advokat, administrasi orang pribadi, alamat yang tepat, dan kerahasiaan klien. Jika beberapa rekan hendak mendirikan kantor bersama, sepakati lebih dahulu hubungan para sekutu, lalu pilih bentuk persekutuan bersama penasihat hukum dan notaris.

Apabila pilihan akhirnya adalah firma, layanan pendirian firma vOffice dapat membantu Anda meninjau cakupan administrasi pendirian dan pilihan alamat yang ditawarkan. Pastikan bentuk firma memang sesuai untuk hubungan profesional para pendiri. Pendaftaran firma tidak memberikan status advokat kepada seseorang.

Sudah Memutuskan Mendirikan Firma Bersama Rekan?

Periksa cakupan pendirian dan dokumen alamat bersama tim vOffice, berpengalaman lebih dari 20 tahun di Asia Tenggara.

Referensi
  1. Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan.
    https://peraturan.go.id/id/uu-no-18-tahun-2003
  2. Kementerian Hukum Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Hukum Nomor 25 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Layanan Jasa Hukum Persekutuan Perdata, Persekutuan Firma, dan Persekutuan Komanditer.
    https://peraturan.go.id/files/permenkum-no-25-tahun-2025.pdf
  3. Republik Indonesia. (2025). Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko. JDIH Kementerian Keuangan.
    https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pp-28-tahun-2025/overview
  4. Online Single Submission. (2025). KBLI 2025: 69101 Aktivitas Pengacara.
    https://oss.go.id/id/kbli/detail/411ed4d9-46ca-5969-bc39-f2fbd12eb0c1
  5. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2024, beserta perubahannya). PMK Nomor 81 Tahun 2024 tentang Ketentuan Perpajakan dalam Rangka Pelaksanaan Sistem Inti Administrasi Perpajakan.
    https://jdih.kemenkeu.go.id/dok/pmk-81-tahun-2024/summary
  6. Direktorat Jenderal Pajak. (t.t.). Validasi Adalah Bukti Digitalisasi.
    https://pajak.go.id/id/artikel/validasi-adalah-bukti-digitalisasi
Artikel ini membantu Anda? Jadikan kami sumber pilihan di Google Search

Tentang Keakuratan Artikel Ini

Artikel ini disusun oleh tim editorial vOffice dan telah melalui proses peninjauan untuk memastikan informasi yang relevan dan akurat bagi pelaku usaha di Indonesia.

Seluruh informasi mengacu pada regulasi pendirian dan pengelolaan badan usaha yang berlaku, termasuk ketentuan dari Kementerian Hukum dan HAM, sistem OSS, Peraturan terkait Hak Cipta, serta peraturan terkait lainnya. Regulasi bisnis dapat berubah sewaktu-waktu. Kami menyarankan pembaca untuk melakukan verifikasi atau berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan bisnis.

Artikel ini diterbitkan semata-mata untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran bisnis (business advice) secara profesional.

vOffice telah membantu lebih dari 50.000 pengusaha Indonesia dalam mengurus pendirian perusahaan, perizinan usaha, dan berbagai kebutuhan legalitas bisnis lainnya.

Beli Virtual Office
Virtual Office Anda siap digunakan kurang dari 24 jam
Sewa Meeting Room
Booking ruang meeting dengan mudah secara online