Nominee di Dubai adalah pihak yang memegang atau menjalankan peran formal sebagai shareholder atau director untuk pihak lain yang disebut nominator. Kerangka anti money laundering UAE saat ini mengakui nominee shareholder dan nominee director, tetapi pemilik atau pengendali sebenarnya tetap harus diidentifikasi untuk kebutuhan UBO dan compliance.
Dalam praktiknya, nama nominee dapat tercatat pada register atau dokumen korporasi tertentu untuk pihak yang diwakilinya. Jenis dokumen dan siapa yang dapat mengaksesnya bergantung pada registrar dan yurisdiksi. Nominee tidak membuat beneficial owner anonim bagi otoritas, registrar, bank, atau pihak compliance yang berhak meminta data.
Poin Penting
- Cabinet Resolution No. 134 of 2025 mendefinisikan nominee shareholder dan nominee director dalam kerangka anti money laundering UAE.
- Article 39 mewajibkan nominee mengungkap kapasitasnya kepada perusahaan serta identitas pihak yang diwakili atau nominator. Perubahan informasi tersebut harus diberitahukan dalam 15 hari kerja.
- Cabinet Decision No. 109 of 2023 mengenai beneficial owner masih berstatus in force menurut CBUAE Rulebook. Nominee tidak menghapus kewajiban UBO.
- Untuk setup perusahaan asing standar di Dubai, nominee bukan persyaratan umum. Struktur ini biasanya dipertimbangkan karena kebutuhan governance, privasi pada lapisan tertentu, atau ownership structure yang lebih kompleks.
Regulasi UAE membedakan nominee shareholder dan nominee director berdasarkan fungsi yang dijalankan untuk nominator. Perbedaannya penting karena hak, kewenangan, dan risikonya juga berbeda.
| Aspek | Nominee Shareholder | Nominee Director |
|---|---|---|
| Peran formal | Memegang saham dalam kapasitas nominee dan dapat tercatat dalam register shareholder sesuai struktur perusahaan. | Menjalankan fungsi manajemen atas nama nominator. Untuk LLC tertentu, posisi formal yang relevan dapat berupa manager. |
| Instruksi | Menggunakan hak suara atau menerima dividen atas nama nominator sesuai instruksi yang diberikan. | Menjalankan fungsi manajemen atas nama nominator dan sesuai instruksinya. |
| Status UBO | Tidak otomatis menjadi UBO hanya karena memegang saham sebagai nominee. | Tidak otomatis menjadi UBO hanya karena bertindak sebagai nominee director. |
| Risiko utama | Sengketa hak suara, dividen, transfer saham, atau instruksi jika agreement tidak selaras dengan dokumen perusahaan. | Tanggung jawab yang melekat pada posisi formal tidak hilang hanya karena orang tersebut bertindak sebagai nominee. |
Nominee juga berbeda dari Ultimate Beneficial Owner. UBO adalah orang perseorangan yang pada akhirnya memiliki atau mengendalikan entitas. Jika terdapat nominee di tengah struktur, penelusuran beneficial ownership tetap berlanjut sampai orang yang memiliki atau mengendalikan perusahaan dapat diidentifikasi.
Baca Juga: Apa Itu UBO dalam Pendirian Perusahaan Dubai dan Mengapa Sering Membingungkan?
Kerangka Hukum UAE Mengakui Nominee, tetapi Tetap Menuntut Transparansi
Cabinet Resolution No. 134 of 2025 secara eksplisit mendefinisikan Nominee Shareholder dan Nominee Director. Ini penting karena nominee bukan konsep yang sepenuhnya berada di luar kerangka regulasi UAE.
Article 39 dari regulasi yang sama mewajibkan nominee director atau nominee shareholder memberi tahu perusahaan mengenai kapasitasnya sebagai nominee, informasi mengenai status tersebut, serta identitas orang yang diwakili atau nominator. Jika terjadi perubahan, pemberitahuan kepada perusahaan harus dilakukan paling lambat 15 hari kerja sejak perubahan.
Namun, pengakuan regulasi ini tidak berarti setiap private nominee agreement otomatis sah, aman, atau dapat diterapkan dengan cara yang sama pada semua perusahaan. Agreement tetap perlu konsisten dengan hukum yang berlaku, Memorandum of Association, appointment documents, aturan registrar, dan ketentuan yurisdiksi terkait.
Untuk beneficial ownership, CBUAE Rulebook masih mencatat Cabinet Decision No. 109 of 2023 sebagai in force. Artinya, keberadaan nominee tidak menghentikan proses identifikasi orang yang pada akhirnya memiliki atau mengendalikan perusahaan.
Apakah Founder Asing Membutuhkan Nominee di Dubai?
Dalam banyak setup perusahaan Dubai, jawabannya adalah tidak. UAE tidak menetapkan nominee sebagai syarat umum bagi founder asing yang mendirikan LLC standar. UAE Ministry of Economy juga menyatakan partner atau manager LLC tidak harus menjadi resident UAE.
Foreign ownership diperbolehkan secara luas, meskipun business activity yang termasuk strategic impact atau sektor dengan aturan khusus dapat memiliki requirement tambahan. Karena itu, kebutuhan nominee harus dilihat setelah company form, activity, dan yurisdiksi ditentukan.
Untuk Kebutuhan Privasi pada Lapisan Tertentu
Dalam struktur tertentu, founder dapat mempertimbangkan nominee karena ingin memisahkan nama beneficial owner dari representasi formal pada dokumen korporasi tertentu. Nama nominee, misalnya, dapat muncul pada register atau dokumen tertentu untuk pihak yang diwakilinya.
Tingkat visibilitas berbeda antar registrar dan yurisdiksi. Yang perlu dibedakan adalah commercial privacy dan anonymity terhadap regulator. Nominee mungkin memengaruhi apa yang terlihat oleh pihak komersial tertentu, tetapi tidak dapat dipakai untuk menyembunyikan UBO dari otoritas, bank, atau pihak yang memiliki kewajiban AML dan KYC.
Untuk Ownership Structure atau Governance yang Kompleks
Nominee juga dapat relevan pada grup usaha yang memiliki beberapa entity, investor, atau lapisan governance. Misalnya, perusahaan ingin memisahkan economic ownership dari orang yang menjalankan representasi formal pada sebuah entity tertentu.
Semakin kompleks struktur tersebut, semakin penting konsistensi antara share register, UBO record, voting rights, signing authority, board resolution, dan nominee agreement. Menambah nominee tanpa dokumentasi yang rapi biasanya tidak menyederhanakan struktur. Justru sebaliknya.
Ketika Owner Tidak Dapat Muncul atau Bertindak Langsung
Ada situasi ketika founder mempertimbangkan nominee karena kendala praktis atau karena sebuah regulated activity memiliki requirement tertentu. Namun, nominee bukan cara untuk mengakali larangan ownership, sanctions, professional restrictions, licensing requirements, atau kewajiban regulator lainnya.
Jika actual owner tidak dapat muncul karena alasan regulasi, pertanyaan pertama bukan “siapa yang bisa dijadikan nominee?”, tetapi “apakah regulator mengizinkan struktur tersebut?”. Legal counsel lokal perlu menilai aturan activity dan authority yang relevan sebelum appointment dilakukan.
Catatan dari Tim Konsultan vOffice
Pertanyaan nominee sering muncul ketika founder membandingkan Dubai dengan Singapura atau masih mengingat model local sponsor UAE yang lama. Untuk setup standar, pertanyaan yang lebih berguna adalah apakah ada kebutuhan governance atau privasi yang nyata. Jika tidak, nominee hanya menambahkan satu pihak dan satu lapisan risiko yang belum tentu diperlukan.
Bagaimana Cara Kerja Nominee Arrangement di Dubai?
Nominee arrangement sebaiknya dimulai dari alasan bisnis yang jelas, bukan dari mencari seseorang untuk ditempatkan di dokumen perusahaan.
- Tentukan peran yang dibutuhkan. Bedakan apakah masalahnya membutuhkan nominee shareholder, nominee director, manager, atau hanya perwakilan dengan kewenangan tertentu.
- Periksa yurisdiksi dan business activity. Mainland dan setiap free zone dapat memiliki prosedur, filing, dan approval yang berbeda.
- Identifikasi UBO dan ownership chain. Nominee, nominator, dan beneficial owner perlu dipetakan sejak awal.
- Lakukan appointment sesuai company documents. Posisi serta kewenangan nominee harus konsisten dengan MOA dan corporate resolutions.
- Siapkan nominee agreement. Agreement perlu mengatur instruction rights, signing authority, economic rights, confidentiality, replacement, dan exit.
- Jaga disclosure tetap aktual. Perubahan status nominee atau nominator perlu diperbarui sesuai kewajiban yang berlaku.
Jika Anda masih menentukan yurisdiksi perusahaan, panduan mendirikan bisnis di Dubai dapat membantu memahami setup Free Zone dan Mainland sebelum menambah struktur nominee.
Apa yang Harus Ada dalam Nominee Agreement UAE?
Nominee agreement tidak dapat menghapus seluruh risiko. Fungsinya adalah memperjelas siapa yang berhak melakukan apa, instruksi siapa yang berlaku, serta bagaimana hubungan nominee dan nominator dapat berakhir.
- Identitas serta kapasitas nominee dan nominator.
- Hak suara dan mekanisme pemberian instruksi.
- Hak ekonomi dan pembayaran dividen jika nominee memegang saham.
- Signing authority untuk kontrak dan corporate documents.
- Kewenangan terkait rekening bank, jika ada.
- Reserved matters yang tetap memerlukan persetujuan owner atau board.
- Confidentiality yang tetap tunduk pada AML, KYC, UBO, dan regulatory disclosure.
- Replacement, resignation, transfer saham, death, atau incapacity.
- Fee, indemnity, insurance jika relevan, governing law, dan dispute mechanism.
Private agreement juga harus selaras dengan MOA, board resolutions, appointment documents, dan filing resmi. Jika dokumen internal mengatakan satu hal tetapi corporate records menunjukkan hal lain, potensi sengketa meningkat.
Nominee menambah orang atau entity baru ke dalam struktur kontrol. Karena nominee dapat memegang posisi formal, integritas, kompetensi, dan rekam jejak pihak yang dipilih menjadi faktor dasar. Pilihan yang lemah dapat berubah menjadi masalah operasional dan governance.
Nominee Director atau Manager Tetap Memiliki Liability
Label “nominee” tidak otomatis menghapus tanggung jawab yang melekat pada posisi formal. Federal Decree Law No. 32 of 2021 mengatur bahwa manager LLC dapat bertanggung jawab kepada perusahaan, partners, dan third parties atas fraud, improper exercise of powers, pelanggaran hukum atau MOA, pelanggaran appointment contract, serta gross error.
Artinya, nominee yang diminta menandatangani dokumen tetap perlu memahami scope kewenangannya. Nominator juga tidak seharusnya menganggap nominee sebagai nama pasif yang bebas risiko.
Sengketa Kontrol Dapat Terjadi jika Dokumen Tidak Sinkron
Nominee shareholder dapat tercatat pada share register, sedangkan private agreement menetapkan bahwa voting atau economic rights mengikuti instruksi nominator. Jika MOA, resolution, agreement, dan filing tidak selaras, sengketa mengenai siapa yang berwenang dapat menjadi jauh lebih sulit diselesaikan.
UBO dan KYC Tetap Menembus Lapisan Nominee
Nominee bukan pengganti beneficial owner. Jika tujuan utamanya adalah menyembunyikan owner dari pihak yang secara hukum berhak meminta informasi UBO, struktur tersebut perlu ditinjau ulang.
Commercial privacy adalah kebutuhan yang dapat dibahas secara sah. Concealment dari regulator adalah persoalan yang berbeda.
Ada Risiko Ketergantungan pada Nominee
Nominee dapat mengundurkan diri, meninggal, kehilangan kapasitas, atau berhenti bekerja sama. Risiko kontinuitas menjadi lebih besar jika nominee memegang signing authority, akses bank, atau peran yang diperlukan dalam corporate decision.
Karena itu, replacement dan exit mechanism perlu ditentukan sebelum arrangement berjalan.
Catatan dari Tim Konsultan vOffice
Sebelum appointment, coba jawab lima pertanyaan: siapa yang menandatangani kontrak, siapa yang mengakses bank, siapa yang menggunakan voting rights, siapa yang dapat mengganti nominee, dan bagaimana arrangement dapat diakhiri. Jika lima area ini belum jelas, nominee agreement belum siap ditandatangani.
Masih Ragu Apakah Nominee Perlu?
Diskusikan struktur Dubai Anda sebelum menambah nominee dan lapisan compliance baru.
Mengapa Biaya Nominee di Singapura Dapat Lebih Tinggi daripada Dubai?
Perbandingan Dubai dan Singapura perlu dimulai dari perbedaan requirement, bukan hanya daftar harga provider.
Accounting and Corporate Regulatory Authority Singapore atau ACRA menyatakan bahwa setiap perusahaan Singapura harus memiliki setidaknya satu director yang ordinarily resident di Singapura. ACRA juga secara eksplisit menyebut nominee directorship sebagai layanan yang sah untuk membantu overseas clients memenuhi resident director requirement tersebut.
Dubai tidak memiliki general resident manager requirement yang setara untuk LLC standar. UAE Ministry of Economy menyatakan bahwa partner atau manager LLC tidak harus menjadi resident UAE.
Perbedaan ini penting secara biaya. Dari percakapan sales vOffice dengan leads, nominee di Singapura kerap menjadi komponen biaya yang jauh lebih besar daripada Dubai karena foreign founder mungkin membutuhkan resident director secara berulang. Di Dubai, founder sering kali tidak membutuhkan nominee sama sekali.
Ini bukan berarti setiap quotation Singapura pasti lebih mahal. Provider fee bergantung pada scope, risk profile, authority, dan liability yang diterima nominee. Perbandingan yang masuk akal harus melihat responsibility yang sama, bukan sekadar angka headline.
Baca Juga: Dubai vs Singapura untuk Pendirian Perusahaan
Nominee, UBO, dan Power of Attorney Bukan Hal yang Sama
| Instrumen | Fungsi Utama | Menggantikan UBO? |
|---|---|---|
| Nominee shareholder | Memegang saham dan menjalankan hak tertentu untuk nominator. | Tidak |
| Nominee director | Menjalankan fungsi manajemen formal untuk nominator. | Tidak |
| UBO | Orang perseorangan yang pada akhirnya memiliki atau mengendalikan perusahaan. | UBO adalah identitas beneficial owner yang harus ditentukan. |
| Power of Attorney | Memberi kewenangan tertentu kepada pihak lain tanpa otomatis mengubah shareholder atau UBO. | Tidak |
Jika kebutuhan Anda hanya memberikan signing authority kepada orang lain, Power of Attorney dapat lebih relevan daripada menempatkan nominee shareholder. Struktur sebaiknya mengikuti masalah yang ingin diselesaikan, bukan sebaliknya.
Checklist Sebelum Menggunakan Nominee di Dubai
- Tentukan alasan bisnis penggunaan nominee secara spesifik.
- Periksa company form, business activity, registrar, dan yurisdiksi.
- Identifikasi UBO serta seluruh ownership chain sebelum appointment.
- Tentukan voting rights, economic rights, bank authority, dan signing authority.
- Periksa integritas, kompetensi, dan track record nominee.
- Selaraskan nominee agreement dengan MOA, resolutions, dan filing resmi.
- Atur replacement, resignation, transfer, dan termination mechanism.
- Pastikan confidentiality tidak bertentangan dengan AML, KYC, dan UBO disclosure.
- Periksa governing law, dispute forum, liability, indemnity, dan insurance jika relevan.
Jika Anda masih menentukan legal structure perusahaan, panduan pendirian LLC di Dubai dapat membantu membangun fondasinya terlebih dahulu.
Mulai dari Struktur Perusahaan, Baru Putuskan Nominee
Nominee bukan fitur yang perlu ditambahkan secara default saat mendirikan bisnis di Dubai. Founder sebaiknya menentukan business activity, company form, jurisdiction, ownership, dan governance terlebih dahulu. Baru setelah itu dapat dinilai apakah nominee menyelesaikan masalah nyata atau hanya menambah kompleksitas.
Jika Anda ingin mendirikan Free Zone atau Mainland company dengan struktur yang jelas sejak awal, layanan pendirian perusahaan Dubai dari vOffice dapat membantu memetakan yurisdiksi, dokumen, visa, dan proses incorporation sebelum nominee dipertimbangkan.
Siapkan Struktur Dubai Sejak Awal
Dipercaya 50.000+ klien, vOffice membantu setup Free Zone atau Mainland dari dokumen hingga visa.
- UAE Ministry of Economy and Tourism. (2026). Anti-Money Laundering Crimes Legislations.
https://www.moet.gov.ae/en/financial-crimes-legislations - Central Bank of the UAE. (2023). Cabinet Decision No. 109 of 2023 on Regulating the Beneficial Owner Procedures.
https://rulebook.centralbank.ae/en/entiresection/7169 - United Arab Emirates Legislation. (2025). Cabinet Resolution No. 134 of 2025 Regarding the Executive Regulations of Federal Decree by Law No. 10 of 2025 Regarding Anti-Money Laundering, and Combating the Financing of Terrorism and Proliferation Financing.
https://uaelegislation.gov.ae/en/legislations/3857/download - United Arab Emirates Legislation. (2021). Federal Decree by Law No. 32 of 2021 on Commercial Companies.
https://www.uaelegislation.gov.ae/en/legislations/1542/download - UAE Ministry of Economy. Frequently Asked Questions About Investment in the UAE.
https://www.moec.gov.ae/en/investment-faqs - Accounting and Corporate Regulatory Authority Singapore. (2026). Choosing Company Directors and Other Key Officers.
https://www.acra.gov.sg/register/business/registering-different-business-structures/local-company/appointing-company-directors-other-key-officers/ - Accounting and Corporate Regulatory Authority Singapore. (2026). Balancing Director Accountability with Sound Corporate Governance.
https://www.acra.gov.sg/news-events/news-announcements/balancing-director-accountability-with-sound-corporate-governance/




