General Trading License Dubai: Aktivitas, Biaya, dan Cara Mendaftar di 2026

General Trading License Dubai: Aktivitas, Biaya, dan Cara Mendaftar di 2026

Konten ini bersifat edukatif. Regulasi perizinan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk kebutuhan hukum spesifik bisnis Anda, konsultasikan dengan tim legal vOffice.

Artikel ditinjau oleh:

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal vOffice Group
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal vOffice Group

10+ tahun pengalaman di bidang hukum korporasi, perizinan usaha, hingga hak cipta. Telah mendampingi ratusan klien dalam proses pendirian PT, CV, dan badan usaha lainnya, serta pengurusan izin OSS, SIUP, dan legalitas bisnis di Indonesia.

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.

Konsultan Legal vOffice Group

General Trading License (GTL) adalah izin usaha komersial yang dikeluarkan oleh Dubai Department of Economy and Tourism (DET) untuk daratan (mainland) atau oleh otoritas kawasan bebas (free zone), yang memungkinkan satu entitas bisnis mengimpor, mengekspor, mendistribusikan, dan memperdagangkan berbagai kategori barang di bawah satu lisensi. Berbeda dengan specific trading license yang hanya mencakup satu jenis produk, GTL memberi fleksibilitas untuk memperdagangkan beragam barang, mulai dari elektronik, tekstil, hingga peralatan industri, tanpa harus mengajukan izin baru setiap kali lini produk berubah.

Poin Penting

  • GTL diterbitkan oleh DET Dubai (mainland) atau otoritas free zone, mencakup perdagangan berbagai kategori barang di bawah satu lisensi, tanpa perlu izin terpisah per produk.
  • Di mainland, GTL dikenai biaya aktivitas tambahan AED 15.000 per tahun dari DET karena cakupannya yang luas. Biaya ini tidak berlaku untuk specific trading license.
  • Barang yang dilarang sama sekali (narkoba, produk palsu, satwa dilindungi) tidak bisa diperdagangkan dalam kondisi apapun. Barang terregulasi seperti farmasi dan alkohol membutuhkan izin tambahan dari otoritas sektoral.
  • Sejak Federal Decree-Law No. 32 of 2021, kepemilikan asing 100% diperbolehkan di GTL mainstream maupun free zone, tanpa perlu mitra lokal UAE.
  • Paket pendirian GTL Dubai dari vOffice mulai dari USD 8.000 (free zone) dan USD 12.500 (mainland), sudah termasuk visa residensi, MOA, flexi desk, dan call answering.

Apa Itu General Trading License Dubai dan Mengapa Banyak Dipilih?

General Trading License Dubai: Aktivitas, Biaya, dan Cara Mendaftar di 2026 (pexels.com)
General Trading License Dubai: Aktivitas, Biaya, dan Cara Mendaftar di 2026 (pexels.com)

General Trading License adalah kategori lisensi komersial yang paling fleksibel di Dubai. Satu lisensi ini mencakup impor, ekspor, distribusi, dan penjualan grosir maupun eceran untuk berbagai jenis barang yang tidak termasuk daftar barang terlarang atau terregulasi. Jadi tidak perlu mendaftar ulang setiap kali menambah lini produk baru.

Fleksibilitas ini menjadi alasan utama banyak importir, eksportir, trader multinasional, dan pebisnis e-commerce memilih GTL sebagai pintu masuk ke pasar UAE. Dubai sendiri mencatat lebih dari 55.000 pendaftaran bisnis baru pada 2024, naik 17% dari tahun sebelumnya, dan sektor perdagangan grosir-eceran menyumbang 25,9% dari PDB Dubai.

Dari perspektif pengusaha Indonesia, GTL di Dubai membuka akses langsung ke pelabuhan-pelabuhan terbesar Timur Tengah, jaringan logistik yang menghubungkan Asia, Afrika, dan Eropa, serta tidak ada pajak penghasilan pribadi. Terlebih setelah regulasi kepemilikan asing diperbarui, investor WNI kini bisa memiliki 100% saham perusahaan di Dubai tanpa perlu mitra lokal.

Baca Juga: E-Trader License Dubai 2026: Syarat, Biaya, dan Cara Mengajukan

Aktivitas Apa Saja yang Diizinkan dengan General Trading License Dubai?

GTL mencakup perdagangan hampir semua barang konsumen dan komersial yang legal di UAE. Berikut kategori yang umumnya diizinkan tanpa perlu persetujuan tambahan.

Barang Konsumen Umum

Produk elektronik dan peralatan listrik, tekstil dan pakaian, perabot rumah tangga, aksesori mode, mainan, dan produk perawatan pribadi (kosmetik yang sudah memenuhi standar UAE) termasuk dalam cakupan GTL standar. Barang-barang ini bisa diperdagangkan secara grosir maupun eceran.

Produk Industri dan Bahan Bangunan

Mesin, komponen industri, material bangunan, suku cadang kendaraan standar, peralatan konstruksi, dan kemasan komersial semuanya masuk kategori yang bisa diperdagangkan. GTL cocok untuk bisnis B2B yang memasok kontraktor, pabrik, atau distributor.

Makanan dan Minuman (Non-Alkohol)

Produk makanan kemasan, makanan segar, rempah-rempah, dan minuman non-alkohol bisa diperdagangkan dengan GTL. Beberapa kategori makanan memerlukan label halal atau sertifikasi dari Dubai Municipality, tapi izin usahanya sendiri tetap GTL.

Perdagangan Internasional dan Re-ekspor

Salah satu keunggulan GTL di Dubai adalah kebebasan melakukan re-ekspor. Barang bisa masuk ke pelabuhan Dubai lalu diekspor kembali ke negara ketiga tanpa biaya bea cukai yang tinggi, selama memenuhi ketentuan UAE Customs.

Untuk memahami biaya pendirian usaha di Dubai secara keseluruhan termasuk biaya visa dan kantor, baca panduan lengkap di biaya pendirian perusahaan Dubai dari vOffice yang menguraikan komponen yang sering terlewat agen setup.

Apa Perbedaan General Trading License dan Specific Trading License?

General Trading License dan specific trading license sama-sama dikeluarkan oleh DET, tapi cakupan dan struktur biayanya sangat berbeda. Memilih yang salah bisa berarti bayar lebih mahal dari yang seharusnya, atau justru membatasi operasional.

FaktorGeneral Trading LicenseSpecific Trading License
Cakupan produkSemua kategori barang legal UAE di bawah satu lisensiSatu atau beberapa kategori yang tercantum dalam lisensi
Biaya aktivitas DET (mainland)AED 15.000/tahun (tambahan khusus GTL)Tidak ada biaya aktivitas tambahan ini
Fleksibilitas produkBisa tambah lini produk tanpa amandemen lisensiPerlu amandemen jika ingin tambah kategori baru
Cocok untukBisnis dengan 5+ kategori produk atau lini produk yang sering berubahBisnis fokus pada 2-3 kategori produk stabil
Efisiensi biayaLebih hemat jika perdagangan beragam dan berubah-ubahLebih hemat AED 3.000-8.000+ per tahun jika produk terbatas

Patokan praktisnya: kalau bisnis memperdagangkan 2-3 kategori produk yang stabil, specific trading license umumnya lebih hemat. Jika kategori lebih dari 5, atau campuran produk sering berubah mengikuti permintaan pasar, GTL lebih efisien karena tidak perlu amandemen lisensi setiap kali ada perubahan produk.

Bingung Pilih GTL atau Specific Trading License untuk Bisnis Anda?

Tim konsultan vOffice, Official Dubai Chamber Partner, membantu memetakan jenis lisensi yang paling sesuai dengan rencana bisnis Anda sejak konsultasi pertama.

Berapa Biaya General Trading License di Dubai Mainland 2026?

Biaya GTL di mainland Dubai lebih tinggi dari jenis lisensi dagang lainnya karena ada satu komponen yang sering tidak disebutkan di awal: biaya aktivitas DET sebesar AED 15.000 per tahun, yang khusus dikenakan untuk izin perdagangan umum (general trading). Biaya ini tidak berlaku untuk specific trading license biasa.

Komponen Biaya Pemerintah Mainland (Government Fees)

Biaya lisensi dasar DET untuk mainland berkisar AED 12.500 hingga 15.000 per tahun, tergantung aktivitas spesifik. Ditambah biaya aktivitas general trading AED 15.000, biaya reservasi nama sekitar AED 620-720, persetujuan awal sekitar AED 120-300, dan pendaftaran EJARI (kontrak sewa kantor) AED 160. Total biaya pemerintah saja bisa mencapai sekitar AED 29.000-30.000 sebelum termasuk sewa kantor fisik dan visa.

Kebutuhan Tambahan Mainland

Perusahaan mainland diwajibkan memiliki alamat kantor fisik yang terdaftar di sistem EJARI (sistem registrasi perjanjian sewa Dubai Land Department). Tanpa EJARI, proses persetujuan lisensi tidak bisa dilanjutkan. Kantor fisik minimal 200 kaki persegi, dan biaya sewanya bervariasi tergantung lokasi di Dubai.

Untuk gambaran lengkap total biaya termasuk visa, rekening bank, dan layanan pendampingan, vOffice menawarkan paket mainland LLC mulai dari USD 12.500, mencakup reservasi nama, penyusunan MOA, EJARI, virtual office, call answering, dan visa residensi UAE dua tahun beserta Emirates ID.

Berapa Biaya General Trading License di Free Zone Dubai 2026?

Free zone menawarkan GTL dengan biaya awal yang lebih rendah dibanding mainland karena tidak ada biaya aktivitas DET AED 15.000. Free zone yang populer untuk trading antara lain DMCC, JAFZA, IFZA, dan Meydan Free Zone.

FaktorMainland (DET)Free Zone
Biaya aktivitas GTLAED 15.000/tahun (wajib)Tidak ada
KantorWajib fisik + EJARIFlexi desk tersedia (mulai AED 6.300/tahun)
Akses pasar UAELangsung ke seluruh UAE termasuk pelanggan lokalPerlu distributor mainland untuk jual ke pasar lokal UAE
Pajak korporat9% atas laba di atas AED 375.0000% untuk Qualifying Free Zone Person (QFZP), 9% jika tidak memenuhi syarat
Paket vOfficeMulai USD 12.500 (termasuk visa)Mulai USD 8.000 (termasuk visa)

Penting dicatat: free zone bukan otomatis bebas pajak korporat. Berdasarkan Federal Decree-Law No. 47 of 2022, tarif 0% hanya berlaku untuk perusahaan yang memenuhi syarat QFZP, yaitu memperoleh pendapatan dari luar UAE atau dari sesama entitas free zone, dan memenuhi ketentuan economic substance. Perusahaan yang tidak memenuhi syarat ini tetap dikenai pajak 9% atas laba di atas AED 375.000.

Catatan dari Tim Konsultan vOffice

Banyak klien kami yang awalnya memilih free zone karena biaya lisensi lebih murah, tapi menemukan masalah saat ingin menjual ke pelanggan lokal UAE. Sejak Dubai Executive Council Resolution No. 11 of 2025, ada jalur baru: perusahaan free zone kini bisa mengajukan izin operasi mainland ke DET tanpa harus mendirikan entitas terpisah. Ini mengubah kalkulasi secara signifikan. Kami selalu sarankan untuk membahas rencana distribusi Anda dari awal sebelum memutuskan jalur mana yang paling tepat.

Baca Juga: Biaya Trade License Dubai 2026: Rincian Lengkap untuk Setiap Jenis

Barang Apa Saja yang Dilarang atau Memerlukan Izin Tambahan?

GTL tidak secara otomatis mengizinkan semua jenis barang. Ada dua kategori yang perlu dipahami sebelum memulai bisnis: barang yang dilarang mutlak dan barang yang memerlukan persetujuan tambahan dari otoritas sektoral.

Barang yang Dilarang Mutlak (Tidak Bisa Diperdagangkan dengan Lisensi Apapun)

Zat narkotika dan psikotropika, produk palsu atau pemalsuan merek dagang, gading dan produk satwa dilindungi, serta barang dari negara/entitas yang terkena sanksi internasional tidak bisa diperdagangkan di UAE dalam kondisi apapun. GTL tidak mengubah status larangan ini.

Barang Terregulasi yang Memerlukan Izin Tambahan di Atas GTL

Farmasi dan Produk Medis

Obat-obatan, alat kesehatan, dan suplemen kesehatan memerlukan otorisasi dari Ministry of Health (MoH) UAE serta pendaftaran produk sebelum bisa diperdagangkan. Proses ini terpisah dari penerbitan GTL dan bisa memakan waktu beberapa minggu hingga bulan.

Alkohol dan Tembakau

Izin khusus diperlukan untuk memperdagangkan alkohol dan produk tembakau, termasuk kepatuhan terhadap regulasi excise tax UAE. Distribusi alkohol juga terbatas pada zona dan saluran tertentu.

Bahan Kimia Berbahaya

Perdagangan bahan kimia dan material berbahaya memerlukan izin dari otoritas lingkungan dan municipal Dubai. Penyimpanan dan pengangkutannya juga diatur secara ketat.

Peralatan Keamanan dan Senjata

Perangkat pengawasan, peralatan keamanan, dan semua jenis senjata termasuk kategori yang diregulasi sangat ketat dan memerlukan persetujuan dari otoritas keamanan UAE.

Logam Mulia dan Perhiasan

Perdagangan emas, perak, dan batu permata memiliki kerangka regulasi tersendiri, terutama jika dilakukan melalui DMCC yang memiliki pasar komoditas khusus.

Jika rencana bisnis mencakup salah satu dari kategori di atas, jangan berasumsi GTL sudah cukup. Konsultasi dengan konsultan bisnis sebelum mendaftar bisa menghemat waktu dan biaya yang signifikan. Untuk opsi bisnis di Dubai di luar perdagangan umum, baca juga artikel tentang lisensi e-commerce di Dubai dan perusahaan offshore Dubai untuk memahami alternatif struktur lainnya.

Baca Juga: 7 Jenis Trade License Dubai: Panduan Lengkap untuk Pebisnis Indonesia

Bagaimana Cara Mendaftar General Trading License Dubai di 2026?

Proses pendaftaran GTL di Dubai cukup terstruktur dan sebagian besar bisa dilakukan secara remote. Untuk lisensi free zone, seluruh proses pembentukan perusahaan bisa diselesaikan tanpa perlu hadir langsung ke Dubai, meskipun proses visa residensi biasanya memerlukan kunjungan fisik untuk biometrik.

Berikut alur umum pendaftaran GTL mainland melalui portal Invest in Dubai:

  1. Pilih struktur hukum dan jurisdiksi. Untuk mainland, LLC adalah struktur paling umum untuk GTL. Tentukan apakah mainland atau free zone lebih sesuai dengan target pasar Anda.
  2. Reservasi nama perusahaan. Ajukan 2-3 pilihan nama ke DET (mainland) atau otoritas free zone. Nama tidak boleh mengandung referensi pemerintah atau afiliasi agama tanpa izin khusus.
  3. Dapatkan initial approval. Persetujuan awal mengonfirmasi bahwa aplikasi Anda diterima secara prinsip oleh DET.
  4. Siapkan dan notariskan MOA. Memorandum of Association adalah dokumen hukum inti yang mencatat nama pemegang saham, persentase kepemilikan, struktur manajemen, dan kegiatan usaha. Biaya notaris sekitar AED 500-2.000.
  5. Daftarkan alamat kantor via EJARI (mainland) atau pilih flexi desk (free zone). Langkah ini wajib sebelum lisensi bisa diterbitkan.
  6. Bayar biaya lisensi dan dapatkan izin usaha. Setelah semua dokumen lengkap, lisensi umumnya diterbitkan dalam 5-15 hari kerja untuk aktivitas standar.
  7. Ajukan visa residensi. Setelah perusahaan terdaftar, ajukan visa investor/partner UAE. Proses ini memerlukan kehadiran fisik untuk medical exam dan pengambilan Emirates ID.
  8. Buka rekening bank korporat. Standar compliance perbankan UAE cukup ketat. Siapkan dokumen yang membuktikan aktivitas bisnis riil untuk mempercepat proses verifikasi.

Satu hal yang sering terlewat: setelah GTL aktif, pastikan mendaftarkan kode customs di Dubai Customs sebelum mulai impor atau ekspor barang. Kode ini wajib untuk clearance barang di pelabuhan dan bandara UAE. Jika omzet tahunan melampaui AED 375.000, pendaftaran VAT di Federal Tax Authority (FTA) juga menjadi kewajiban.

Bagi investor Indonesia, vOffice sebagai penyedia jasa bisnis Indonesia pertama yang punya kehadiran fisik di Dubai dan Official Partner Dubai Chamber, menangani seluruh proses mulai dari konsultasi pemilihan lisensi hingga penerbitan, dalam bahasa Indonesia dan Inggris, dengan pemahaman mendalam terhadap dokumen persyaratan untuk warga negara Asia Tenggara.

Siap Mulai Usaha Trading di Dubai Tapi Tidak Tahu Harus Mulai dari Mana?

Tim vOffice, bersertifikasi ISO 9001 dan dipercaya 50.000+ klien, menangani proses GTL dari awal hingga lisensi terbit, termasuk visa dan rekening bank.

Pertanyaan Umum tentang General Trading License Dubai

Apakah WNI bisa memiliki 100% GTL di Dubai?

Ya. Berdasarkan Federal Decree-Law No. 32 of 2021 tentang Perusahaan Komersial, warga negara asing termasuk WNI kini bisa memiliki 100% saham perusahaan mainland di sebagian besar sektor komersial, termasuk general trading, tanpa memerlukan mitra lokal UAE. Untuk free zone, kepemilikan asing 100% memang sudah diizinkan sejak lama.

Apakah GTL berlaku untuk semua emirat di UAE?

Tidak secara otomatis. GTL yang diterbitkan DET Dubai berlaku di wilayah Dubai. Untuk beroperasi di emirat lain seperti Abu Dhabi atau Sharjah, diperlukan lisensi tambahan dari otoritas masing-masing emirat.

Berapa lama proses penerbitan GTL di Dubai?

Untuk aktivitas komersial standar tanpa persetujuan sektoral tambahan, GTL mainland umumnya terbit dalam 4-15 hari kerja setelah dokumen lengkap. Free zone kadang lebih cepat, dengan beberapa zona bisa menerbitkan lisensi dalam hitungan jam untuk paket tertentu.

Apakah GTL bisa digunakan untuk berjualan online di UAE?

Ya, GTL mencakup perdagangan online selama barang yang dijual masuk dalam kategori yang diizinkan. Untuk perdagangan e-commerce skala penuh, ada juga lisensi e-commerce Dubai yang lebih spesifik, tergantung model bisnis dan jurisdiksi yang dipilih.

Apa risiko berdagang tanpa lisensi yang sah di Dubai?

Berdagang tanpa lisensi atau dengan lisensi yang tidak sesuai aktivitas termasuk pelanggaran serius di UAE. Sanksinya bisa berupa denda besar, pembekuan rekening bank, dan pencabutan hak berbisnis. Bank UAE umumnya mensyaratkan bukti lisensi yang valid sebelum memproses transaksi merchant.

Apakah GTL free zone bisa langsung menjual ke pelanggan lokal UAE?

Tidak secara langsung. Perusahaan free zone perlu menunjuk distributor berlisensi mainland untuk menjual ke pelanggan lokal UAE. Namun sejak Dubai Executive Council Resolution No. 11 of 2025, ada mekanisme baru di mana perusahaan free zone bisa mengajukan izin operasi mainland dari DET tanpa harus mendirikan entitas terpisah.

 

Referensi

1. Dubai Department of Economy and Tourism. (2026). Business Setup and Licensing in Dubai. DET. Diperoleh dari
https://www.det.gov.ae/

2. The Official Portal of the UAE Government. (2026). Starting a Business in the UAE. u.ae. Diperoleh dari
https://u.ae/en/information-and-services/business/starting-a-business

3. UAE Ministry of Finance. (2022). Federal Decree-Law No. 47 of 2022 on the Taxation of Corporations and Businesses. UAE Ministry of Finance. Diperoleh dari
https://mof.gov.ae/corporate-tax/

4. UAE Federal Legislation Portal. (2021). Federal Decree-Law No. 32 of 2021 on Commercial Companies. UAE Federal Legislation Portal. Diperoleh dari
https://uaelegislation.gov.ae/

5. Dubai Customs. (2026). Prohibited and Restricted Goods. Dubai Customs Government of Dubai. Diperoleh dari
https://www.dubaicustoms.gov.ae/en/mobile/Pages/ProhibitedandRestrictedGoods.aspx

6. The Official Portal of the UAE Government. (2026). Customs in the UAE: Import and Export. u.ae. Diperoleh dari
https://u.ae/en/information-and-services/finance-and-investment/clearing-the-customs-and-paying-customs-duty

Tentang Keakuratan Artikel Ini

Artikel ini disusun oleh tim editorial vOffice dan telah melalui proses peninjauan untuk memastikan informasi yang relevan dan akurat bagi pelaku usaha di Indonesia.

Seluruh informasi mengacu pada regulasi pendirian dan pengelolaan badan usaha yang berlaku, termasuk ketentuan dari Kementerian Hukum dan HAM, sistem OSS, Peraturan terkait Hak Cipta, serta peraturan terkait lainnya. Regulasi bisnis dapat berubah sewaktu-waktu. Kami menyarankan pembaca untuk melakukan verifikasi atau berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan bisnis.

Artikel ini diterbitkan semata-mata untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran bisnis (business advice) secara profesional.

vOffice telah membantu lebih dari 50.000 pengusaha Indonesia dalam mengurus pendirian perusahaan, perizinan usaha, dan berbagai kebutuhan legalitas bisnis lainnya.