Panduan Mendirikan Perusahaan di Malaysia untuk Orang Asing: Jenis, Syarat, dan Prosedurnya

Panduan Mendirikan Perusahaan di Malaysia untuk Orang Asing: Jenis, Syarat, dan Prosedur

Konten ini bersifat edukatif. Regulasi perizinan dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk kebutuhan hukum spesifik bisnis Anda, konsultasikan dengan tim legal vOffice.

Artikel ditinjau oleh:

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal vOffice Group
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H. - Konsultan Legal vOffice Group

10+ tahun pengalaman di bidang hukum korporasi, perizinan usaha, hingga hak cipta. Telah mendampingi ratusan klien dalam proses pendirian PT, CV, dan badan usaha lainnya, serta pengurusan izin OSS, SIUP, dan legalitas bisnis di Indonesia.

Picture of Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.
Otty Yuniarti Yusariningsih, S.H.

Konsultan Legal vOffice Group

Kabar baiknya: Malaysia lebih terbuka dari yang banyak orang bayangkan. Sebagian besar sektor bisnis mengizinkan kepemilikan asing sampai 100%, dan pendaftaran perusahaan sudah bisa dikerjakan sepenuhnya online lewat platform MyCoID milik SSM (Suruhanjaya Syarikat Malaysia).

Artikel ini menerangkan apa saja yang perlu Anda siapkan sebelum terjun. Bukan janji-janji manis soal kemudahan berbisnis di Malaysia, tapi fakta proses dan persyaratannya apa adanya.

Catatan: Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan konsultasi dengan konsultan hukum bisnis atau profesional berpengalaman.

Kalau Anda masih menimbang Malaysia dibanding negara ASEAN lain, baca dulu panduan kami soal ekspansi bisnis ke luar negeri sebelum memutuskan.

Kenapa Malaysia Jadi Incaran Ekspansi?

Panduan Mendirikan Perusahaan di Malaysia untuk Orang Asing: Jenis, Syarat, dan Prosedur
Panduan Mendirikan Perusahaan di Malaysia untuk Orang Asing: Jenis, Syarat, dan Prosedur (pexels.com)

Posisi geografis Malaysia itu nyaris ideal. Berbatasan langsung dengan Indonesia, Thailand, dan Singapura, negara ini bisa jadi batu loncatan ke pasar ASEAN yang totalnya lebih dari 600 juta orang.

Tapi bukan hanya soal peta. Yang menarik dari Malaysia adalah paketnya secara keseluruhan: infrastruktur digital dan logistik yang matang, tenaga kerja yang lancar berbahasa Inggris dan Mandarin di samping Melayu, serta tidak ada pajak tahan (withholding tax) untuk dividen yang dikirim ke pemegang saham asing. Itu terakhir jarang disebutkan, tapi lumayan signifikan untuk repatriasi keuntungan.

Laporan bersama United Overseas Bank dan HKTDC Research awal 2025 mencatat Malaysia sebagai negara ASEAN kedua paling banyak dieksplorasi pelaku bisnis dari Greater Bay Area China, setelah Singapura. Trennya sedang naik, bukan turun.

Empat Pilihan Struktur Bisnis untuk Orang Asing di Malaysia

Ada empat opsi utama yang diatur SSM. Pilihan paling tepat tergantung tujuan bisnis, seberapa lama Anda berencana beroperasi, dan apakah Anda ingin entitas yang benar-benar terpisah dari perusahaan induk atau tidak.

Sdn Bhd (Sendirian Berhad / Private Limited Company)

Ini pilihan yang diambil sebagian besar investor asing. Sdn Bhd berstatus entitas hukum tersendiri, artinya kewajiban perusahaan tidak otomatis menjadi kewajiban pribadi pemegang saham. Hampir semua sektor, mulai konsultansi, teknologi, perdagangan, hingga e-commerce, mengizinkan kepemilikan asing 100%.

Yang wajib disiapkan sejak awal: setidaknya satu direktur yang berdomisili di Malaysia, minimal satu pemegang saham (boleh orang asing), dan sekretaris perusahaan berlisensi yang harus diangkat dalam 30 hari setelah perusahaan berdiri.

Branch Office (Kantor Cabang)

Kantor cabang bukan entitas terpisah. Secara hukum ia adalah perpanjangan dari perusahaan induk di luar negeri, sehingga seluruh kewajiban hukum dari operasional di Malaysia tetap ditanggung oleh induknya.

Cocok untuk perusahaan yang mau hadir di Malaysia jangka pendek tanpa membentuk entitas baru, sambil tetap membawa nama dan identitas korporat dari negara asal.

Representative Office (Kantor Perwakilan)

Kantor perwakilan hanya boleh menjalankan aktivitas non-komersial: riset pasar, koordinasi dengan klien, atau menghubungkan pihak lokal dengan kantor pusat di luar negeri. Menghasilkan pendapatan dari sini tidak diperbolehkan.

Izin operasionalnya biasanya dibatasi hingga lima tahun. Ada pula pembatasan jumlah karyawan dan minimal anggaran operasional yang diatur otoritas terkait.

Labuan Company

Berbeda dari ketiganya, Labuan Company dibentuk di bawah Labuan Financial Services Authority (LFSA). Ini bukan untuk operasional domestik Malaysia, melainkan untuk struktur holding internasional, investasi offshore, atau pengelolaan lisensi kekayaan intelektual.

Tarif pajaknya sangat rendah: 3% dari laba bersih atau RM 20.000 per tahun, berlaku mana yang lebih kecil. Tapi ingat, Labuan Company tidak bisa berdagang di pasar lokal Malaysia.

Apa Saja Syarat Wajibnya?

Companies Act 2016 yang dikelola SSM menetapkan sejumlah kondisi dasar. Semuanya harus terpenuhi sebelum pendaftaran bisa diproses.

  • Minimal satu direktur berdomisili di Malaysia. Wajib memegang kewarganegaraan Malaysia, status PR, atau visa jangka panjang dengan tinggal minimal 182 hari per tahun di Malaysia. Ini syarat yang paling sering jadi hambatan untuk WNA yang tidak punya koneksi lokal.
  • Minimal satu pemegang saham. Tidak ada batasan kewarganegaraan. Satu orang boleh sekaligus menjadi direktur dan pemegang saham.
  • Sekretaris perusahaan berlisensi. Harus berdomisili di Malaysia dan terdaftar di MAICSA (Malaysian Association of the Institute of Chartered Secretaries and Administrators). Pengangkatannya wajib dilakukan dalam 30 hari sejak perusahaan berdiri.
  • Alamat kantor terdaftar di Malaysia. Virtual office sudah diterima SSM untuk keperluan ini. Tapi sejumlah bank dan lembaga visa lebih nyaman dengan alamat fisik yang bisa diverifikasi.
  • Modal disetor minimal RM 1. Secara hukum ini sudah cukup. Tapi dalam praktiknya, banyak bank yang tidak akan membuka rekening korporat dengan modal sekecil itu. Untuk sektor ritel atau grosir, regulasi bisa mensyaratkan modal jauh lebih besar, RM 500.000 sampai RM 1 juta.

Prosedur Pendaftaran Perusahaan di Malaysia, dari Awal Sampai Siap Beroperasi

Kabar baiknya, proses pendaftaran di SSM bisa dikerjakan dari mana saja lewat MyCoID. Tidak perlu terbang ke Kuala Lumpur hanya untuk mengurus ini. Yang kritis adalah memastikan direktur lokal sudah ada di tempat sebelum mulai.

  1. Reservasi nama perusahaan via MyCoID. Biayanya RM 50 dan nama dicadangkan selama 30 hari sejak disetujui. Kalau perlu waktu lebih lama, bisa diperpanjang dengan biaya tambahan.
  2. Siapkan dokumen. Salinan paspor semua direktur dan pemegang saham, deklarasi modal disetor, dan formulir SSM yang relevan. Pastikan semua sudah ditandatangani dengan benar sebelum diunggah.
  3. Daftarkan perusahaan secara online. Kalau dokumen lengkap dan tidak ada revisi, SSM biasanya mengeluarkan Certificate of Incorporation dalam 1 sampai 3 hari kerja.
  4. Angkat sekretaris perusahaan berlisensi. Wajib dilakukan paling lambat 30 hari setelah perusahaan resmi berdiri. Jangan diabaikan, ini kewajiban hukum.
  5. Buka rekening bank korporat. Ini bagian yang paling makan waktu: bisa 2 sampai 4 minggu. Sebagian bank mensyaratkan kehadiran fisik direktur lokal.
  6. Daftar nomor pajak ke LHDN (Lembaga Hasil Dalam Negeri Malaysia). Langkah ini tidak boleh dilewati.
  7. Urus izin usaha sektoral jika industri Anda memerlukannya. Tidak semua bisnis butuh lisensi tambahan, tapi banyak yang perlu.

Dari pendaftaran SSM hingga perusahaan benar-benar bisa beroperasi, hitung-hitungannya biasanya 30 sampai 60 hari kerja. Yang paling banyak memakan waktu bukan proses SSM-nya, melainkan pembukaan rekening bank.

Pajak Perusahaan di Malaysia yang Perlu Diketahui

Malaysia menerapkan tarif pajak korporat yang cukup kompetitif dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Berdasarkan data Lembaga Hasil Dalam Negeri Malaysia (LHDN), struktur tarifnya adalah sebagai berikut.

  • 15% untuk UKM pada laba pertama hingga RM 150.000
  • 17% untuk laba antara RM 150.001 hingga RM 600.000
  • 24% untuk laba di atas RM 600.000

Satu keunggulan yang jarang disorot: Malaysia tidak mengenakan withholding tax atas dividen yang dikirimkan ke pemegang saham asing. Ini membuat repatriasi keuntungan lebih mudah dibanding banyak negara lain di kawasan.

Malaysia juga memiliki perjanjian penghindaran pajak berganda dengan puluhan negara, termasuk Indonesia. Ini bisa memengaruhi cara penghitungan kewajiban pajak lintas negara, dan sebaiknya dikonsultasikan dengan konsultan pajak sebelum beroperasi.

Mau Ekspansi ke Malaysia Tapi Bingung Mulai dari Mana?

Tim vOffice, berpengalaman 20+ tahun di Asia Tenggara, siap mendampingi dari peta jalan hingga perusahaan Anda siap beroperasi di Malaysia.

Kendala yang Sering Dihadapi WNA Saat Mendirikan Bisnis di Malaysia

Mendirikan perusahaan di negara asing tidak bebas hambatan. Berikut tantangan yang paling sering muncul di lapangan.

Menemukan Direktur Lokal yang Tepercaya

Ini sering menjadi titik paling rumit. Bagi WNA yang tidak punya koneksi di Malaysia, mencari direktur lokal memerlukan seleksi yang cermat. Layanan nominee director tersedia secara komersial, tapi risikonya perlu dipahami dan mitigasi kontraktualnya harus disiapkan dengan baik.

Batasan Kepemilikan di Sektor Tertentu

Tidak semua industri terbuka untuk kepemilikan asing 100%. Sektor seperti perbankan, telekomunikasi, dan beberapa segmen ritel memiliki batasan kepemilikan asing yang lebih ketat. Verifikasi sektor bisnis Anda sebelum memilih struktur perusahaan.

Pembukaan Rekening Bank

Proses ini tidak bisa dilakukan sepenuhnya online. Sejumlah bank di Malaysia mensyaratkan kehadiran fisik direktur lokal dan verifikasi dokumen tambahan. Rata-rata memakan waktu 2 hingga 4 minggu.

Izin Usaha Sektoral

Di luar pendaftaran SSM, banyak sektor yang membutuhkan lisensi tambahan dari otoritas terkait. Proses ini bisa berlangsung lebih lama dari perkiraan awal, terutama untuk sektor keuangan, kesehatan, atau pendidikan.

Investor Indonesia yang berhasil masuk ke Malaysia biasanya mengandalkan mitra atau layanan profesional yang sudah berpengalaman di lanskap bisnis setempat. Layanan Pendirian Perusahaan Malaysia dari vOffice dirancang untuk membantu pebisnis dari Indonesia mengatasi semua hambatan ini, mulai dari pemilihan struktur yang tepat hingga perusahaan siap beroperasi secara legal di Malaysia.

Siap Daftarkan Perusahaan Anda di Malaysia?

Tim vOffice, dipercaya 50.000+ klien, siap mengurus proses dari awal hingga Certificate of Incorporation di tangan Anda.

Pertanyaan Umum

Apakah orang asing boleh mendirikan perusahaan 100% sendiri di Malaysia?

Ya, kepemilikan asing 100% diizinkan di sebagian besar sektor. Pengecualian berlaku untuk industri tertentu seperti perbankan, telekomunikasi, dan beberapa sub-sektor ritel yang memiliki aturan kepemilikan asing tersendiri.

Apakah saya wajib hadir secara fisik di Malaysia untuk mendaftarkan perusahaan?

Tidak harus. Pendaftaran melalui SSM bisa dilakukan sepenuhnya secara online via MyCoID. Namun pembukaan rekening bank korporat sering kali memerlukan kehadiran fisik direktur lokal.

Apa itu Sdn Bhd dan mengapa itu pilihan paling umum untuk WNA?

Sdn Bhd (Sendirian Berhad) adalah perusahaan swasta terbatas yang berstatus entitas hukum terpisah dari pemiliknya. Ini melindungi aset pribadi pemegang saham dari kewajiban perusahaan. Struktur ini fleksibel, bisa dimiliki 100% oleh asing di kebanyakan sektor, dan prosedurnya relatif sederhana dibanding jenis badan usaha lain.

Berapa lama proses pendaftaran perusahaan di Malaysia?

Pendaftaran di SSM biasanya selesai dalam 1 sampai 3 hari kerja. Namun seluruh proses operasional, termasuk pembukaan rekening bank dan pengurusan lisensi sektoral, bisa memakan waktu 30 sampai 60 hari kerja.

Apakah ada pajak atas dividen yang dikirim ke pemegang saham asing?

Tidak. Malaysia tidak mengenakan withholding tax atas dividen yang dibayarkan kepada pemegang saham asing. Ini menjadi salah satu daya tarik Malaysia dibanding beberapa negara ASEAN lain yang masih menerapkan pajak dividen.

Apakah virtual office bisa digunakan sebagai alamat resmi perusahaan di Malaysia?

Ya, virtual office dapat digunakan sebagai alamat terdaftar perusahaan di Malaysia. Untuk pembukaan rekening bank atau keperluan visa tertentu, beberapa lembaga mensyaratkan konfirmasi alamat fisik yang valid.

 

Referensi

1. Companies Commission of Malaysia (SSM). Companies Act 2016: MyCoID Platform. SSM Malaysia. Diperoleh dari
https://www.ssm.com.my

2. Malaysia Investment Development Authority (MIDA). Investing in Malaysia: Regulatory Framework for Foreign Companies. MIDA.

3. Lembaga Hasil Dalam Negeri Malaysia (LHDN). Corporate Tax Rate, Income Tax Act 1967. LHDN. Diperoleh dari
https://www.hasil.gov.my

4. Labuan Financial Services Authority (LFSA). Labuan Business Activity Tax Act 1990 (LBATA). LFSA. Diperoleh dari
https://www.lfsa.gov.my

Tentang Keakuratan Artikel Ini

Artikel ini disusun oleh tim editorial vOffice dan telah melalui proses peninjauan untuk memastikan informasi yang relevan dan akurat bagi pelaku usaha di Indonesia.

Seluruh informasi mengacu pada regulasi pendirian dan pengelolaan badan usaha yang berlaku, termasuk ketentuan dari Kementerian Hukum dan HAM, sistem OSS, Peraturan terkait Hak Cipta, serta peraturan terkait lainnya. Regulasi bisnis dapat berubah sewaktu-waktu. Kami menyarankan pembaca untuk melakukan verifikasi atau berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan bisnis.

Artikel ini diterbitkan semata-mata untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan saran bisnis (business advice) secara profesional.

vOffice telah membantu lebih dari 50.000 pengusaha Indonesia dalam mengurus pendirian perusahaan, perizinan usaha, dan berbagai kebutuhan legalitas bisnis lainnya.