{"id":11184,"date":"2026-03-25T10:25:28","date_gmt":"2026-03-25T03:25:28","guid":{"rendered":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/?p=11184"},"modified":"2026-03-25T10:25:28","modified_gmt":"2026-03-25T03:25:28","slug":"cara-membuat-laporan-posisi-keuangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Laporan posisi keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi aset, liabilitas, dan ekuitas perusahaan pada suatu tanggal tertentu. Dalam standar Indonesia seperti <strong>PSAK 201<\/strong> yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia, laporan ini menjadi bagian utama <a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/laporan-keuangan-adalah\/\">laporan keuangan<\/a> yang wajib disusun oleh setiap entitas bisnis. Ikatan Akuntan Indonesia PSAK 201<\/p>\n<p>Secara sederhana, laporan ini menjawab satu hal penting: Apakah bisnis Anda sehat secara finansial saat ini?<\/p>\n<h2>Komponen Utama Laporan Posisi Keuangan<\/h2>\n<figure id=\"attachment_11180\" aria-describedby=\"caption-attachment-11180\" style=\"width: 735px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11180\" src=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Cara-Membuat-Laporan-Keuangan.webp\" alt=\"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia\" width=\"735\" height=\"490\" srcset=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Cara-Membuat-Laporan-Keuangan.webp 735w, https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Cara-Membuat-Laporan-Keuangan-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 735px) 100vw, 735px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11180\" class=\"wp-caption-text\">Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia (pexels.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sesuai standar akuntansi di Indonesia, laporan posisi keuangan terdiri dari tiga komponen utama:<\/p>\n<h3>1. Aset (Aktiva)<\/h3>\n<p>Aset adalah seluruh sumber daya yang dimiliki perusahaan.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Kas dan setara kas<\/li>\n<li>Piutang usaha<\/li>\n<li>Persediaan<\/li>\n<li>Aset tetap<\/li>\n<\/ul>\n<p>Aset biasanya dibagi menjadi aset lancar dan tidak lancar.<\/p>\n<h3>2. Liabilitas (Kewajiban)<\/h3>\n<p>Liabilitas adalah utang atau kewajiban perusahaan kepada pihak lain.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Utang usaha<\/li>\n<li>Utang pajak<\/li>\n<li>Pinjaman bank<\/li>\n<\/ul>\n<p>Liabilitas juga dibagi menjadi jangka pendek dan jangka panjang.<\/p>\n<h3>3. Ekuitas<\/h3>\n<p>Ekuitas adalah hak pemilik atas aset perusahaan setelah dikurangi liabilitas.<br \/>\nContoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Modal disetor<\/li>\n<li>Laba ditahan<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-keuangan-sederhana-umkm\/\">Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana untuk Usaha Kecil<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Prinsip Dasar: Persamaan Akuntansi<\/h2>\n<p>Dasar utama dalam laporan posisi keuangan adalah:<\/p>\n<p><strong>Aset = Liabilitas + Ekuitas<\/strong><\/p>\n<p>Persamaan ini harus selalu seimbang agar laporan valid.<\/p>\n<h2>Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan<\/h2>\n<p>Berikut langkah sistematis yang bisa Anda ikuti:<\/p>\n<h3>1. Kumpulkan Data Keuangan<\/h3>\n<p>Ambil data dari:<\/p>\n<ul>\n<li>Buku kas<\/li>\n<li>Jurnal umum<\/li>\n<li>Buku besar<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pastikan data sudah lengkap dan akurat.<\/p>\n<h3>2. Kelompokkan Akun<\/h3>\n<p>Pisahkan akun ke dalam tiga kategori:<\/p>\n<ul>\n<li>Aset<\/li>\n<li>Liabilitas<\/li>\n<li>Ekuitas<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pengelompokan ini penting agar laporan mudah dibaca dan sesuai standar.<\/p>\n<h3>3. Susun Aset Secara Berurutan<\/h3>\n<p>Mulai dari yang paling likuid:<\/p>\n<ol>\n<li>Kas<\/li>\n<li>Piutang<\/li>\n<li>Persediaan<\/li>\n<li>Aset tetap<\/li>\n<\/ol>\n<h3>4. Susun Liabilitas<\/h3>\n<p>Urutkan dari:<\/p>\n<ul>\n<li>Kewajiban jangka pendek<\/li>\n<li>Kewajiban jangka panjang<\/li>\n<\/ul>\n<h3>5. Hitung Ekuitas<\/h3>\n<p>Gunakan rumus:<br \/>\nEkuitas = Aset &#8211; Liabilitas<\/p>\n<h3>6. Pastikan Keseimbangan<\/h3>\n<p>Total aset harus sama dengan total liabilitas + ekuitas.<\/p>\n<p>Jika tidak seimbang, berarti ada kesalahan pencatatan.<\/p>\n<h2>Contoh Sederhana Struktur Laporan<\/h2>\n<div style=\"overflow-x: auto;\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Pos<\/th>\n<th>Nilai<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Total Aset<\/td>\n<td>Rp100.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Total Liabilitas<\/td>\n<td>Rp40.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ekuitas<\/td>\n<td>Rp60.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<h2>Tantangan dalam Penyusunan Laporan<\/h2>\n<p>Banyak bisnis, terutama UMKM, menghadapi kendala seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Data transaksi tidak rapi<\/li>\n<li>Salah klasifikasi akun<\/li>\n<li>Tidak memahami standar seperti SAK EMKM<\/li>\n<li>Kesulitan menyesuaikan dengan kebutuhan pajak<\/li>\n<\/ul>\n<p>Padahal, laporan keuangan yang tidak sesuai standar dapat memengaruhi keputusan bisnis dan kepatuhan regulasi.<\/p>\n<h2>Pentingnya Sesuai Standar PSAK<\/h2>\n<p>Mengikuti standar seperti PSAK dan IFRS membantu:<\/p>\n<ul>\n<li>Meningkatkan kredibilitas bisnis<\/li>\n<li>Memudahkan audit<\/li>\n<li>Mempermudah pelaporan pajak<\/li>\n<li>Menarik investor<\/li>\n<\/ul>\n<p>Standar ini memastikan laporan keuangan konsisten dan dapat dibandingkan.<\/p>\n<h2>Solusi Praktis untuk Bisnis Anda<\/h2>\n<p>Menyusun laporan posisi keuangan secara manual membutuhkan waktu, ketelitian, dan pemahaman standar akuntansi.<\/p>\n<p>Di sinilah kami dari vOffice dapat membantu Anda.<br \/>\nMelalui layanan:<\/p>\n<ul>\n<li><strong><a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/layanan\/akuntansi-dan-pelaporan-pajak\">Jasa akuntansi profesional dan pembuatan laporan keuangan sesuai PSAK<\/a><\/strong><\/li>\n<li><strong><a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/layanan\/pajak\">Konsultasi pajak terintegrasi<\/a><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Kami memastikan laporan Anda tidak hanya rapi, tetapi juga siap digunakan untuk pelaporan pajak dan kebutuhan bisnis lainnya.<\/p>\n<p>Dengan dukungan tim ahli, Anda bisa fokus mengembangkan bisnis tanpa khawatir soal laporan keuangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><a href=\"https:\/\/wa.me\/6285280069800?text=Halo!%20Saya%20ingin%20bertanya%20tentang%20layanan%20pajak%20dan%20akuntansi,%20Saya%20tau%20dari%20website%20(SEO)\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Hubungi kami untuk konsultasi GRATIS!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>FAQ (Pertanyaan Umum)<\/h2>\n<h3>1. Apa perbedaan laporan posisi keuangan dan neraca?<\/h3>\n<p>Tidak ada perbedaan. Neraca adalah istilah lama dari laporan posisi keuangan.<\/p>\n<h3>2. Apakah UMKM wajib membuat laporan posisi keuangan?<\/h3>\n<p>Ya, terutama jika ingin mengajukan pinjaman, investasi, atau memenuhi kewajiban pajak.<\/p>\n<h3>3. Apakah laporan harus sesuai PSAK?<\/h3>\n<p>Idealnya iya. UMKM bisa menggunakan SAK EMKM sebagai versi sederhana.<\/p>\n<h3>4. Kapan laporan posisi keuangan dibuat?<\/h3>\n<p>Biasanya di akhir periode akuntansi, seperti bulanan atau tahunan.<\/p>\n<h3>5. Apa kesalahan paling umum?<\/h3>\n<p>Kesalahan klasifikasi akun dan ketidakseimbangan antara aset dan liabilitas + ekuitas.<br \/>\n<script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"FAQPage\",\n  \"mainEntity\": [\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apa perbedaan laporan posisi keuangan dan neraca?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Tidak ada perbedaan. Neraca adalah istilah lama dari laporan posisi keuangan yang menunjukkan aset, liabilitas, dan ekuitas pada periode tertentu.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah UMKM wajib membuat laporan posisi keuangan?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Ya, UMKM sebaiknya membuat laporan posisi keuangan untuk mengetahui kondisi bisnis, mempermudah akses pembiayaan, serta memenuhi kewajiban perpajakan.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah laporan posisi keuangan harus sesuai PSAK?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Idealnya laporan keuangan disusun sesuai PSAK. Namun untuk UMKM, dapat menggunakan SAK EMKM sebagai standar yang lebih sederhana.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Kapan laporan posisi keuangan dibuat?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Laporan posisi keuangan biasanya dibuat di akhir periode akuntansi, seperti bulanan, triwulanan, atau tahunan.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apa kesalahan umum dalam membuat laporan posisi keuangan?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Kesalahan umum meliputi salah klasifikasi akun, data tidak lengkap, serta ketidakseimbangan antara aset dan liabilitas ditambah ekuitas.\"\n      }\n    }\n  ]\n}\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan posisi keuangan adalah laporan yang menunjukkan kondisi aset, liabilitas, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11185,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-11184","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-pajak"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v18.4 (Yoast SEO v27.1.1) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai PSAK | vOffice<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Panduan lengkap membuat laporan posisi keuangan sesuai PSAK Indonesia, mudah dipahami untuk bisnis dan UMKM.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia | vOffice\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Panduan lengkap membuat laporan posisi keuangan sesuai PSAK Indonesia, mudah dipahami untuk bisnis dan UMKM.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"vOffice\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-25T03:25:28+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"490\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Abi Mulya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Abi Mulya\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1\"},\"headline\":\"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia\",\"datePublished\":\"2026-03-25T03:25:28+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/\"},\"wordCount\":556,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp\",\"articleSection\":[\"Pajak\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/\",\"name\":\"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai PSAK | vOffice\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp\",\"datePublished\":\"2026-03-25T03:25:28+00:00\",\"description\":\"Panduan lengkap membuat laporan posisi keuangan sesuai PSAK Indonesia, mudah dipahami untuk bisnis dan UMKM.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp\",\"width\":735,\"height\":490,\"caption\":\"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia (pexels.com)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/voffice.co.id\/public\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pajak\",\"item\":\"http:\/\/145.79.15.100\/blog\/seputar-pajak\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/\",\"name\":\"vOffice Blog\",\"description\":\"vOffice Smarter Business Better Life\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"vOffice\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png\",\"width\":200,\"height\":70,\"caption\":\"vOffice\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/voffice\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/voffice-indonesia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1\",\"name\":\"Abi Mulya\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Abi Mulya\"},\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/author\/h4rd_5oinz\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai PSAK | vOffice","description":"Panduan lengkap membuat laporan posisi keuangan sesuai PSAK Indonesia, mudah dipahami untuk bisnis dan UMKM.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia | vOffice","og_description":"Panduan lengkap membuat laporan posisi keuangan sesuai PSAK Indonesia, mudah dipahami untuk bisnis dan UMKM.","og_url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/","og_site_name":"vOffice","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/","article_published_time":"2026-03-25T03:25:28+00:00","og_image":[{"width":735,"height":490,"url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Abi Mulya","twitter_card":"summary_large_image","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/"},"author":{"name":"Abi Mulya","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1"},"headline":"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia","datePublished":"2026-03-25T03:25:28+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/"},"wordCount":556,"publisher":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp","articleSection":["Pajak"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/","name":"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai PSAK | vOffice","isPartOf":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp","datePublished":"2026-03-25T03:25:28+00:00","description":"Panduan lengkap membuat laporan posisi keuangan sesuai PSAK Indonesia, mudah dipahami untuk bisnis dan UMKM.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp","contentUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/financial-statement8-1.webp","width":735,"height":490,"caption":"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia (pexels.com)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-membuat-laporan-posisi-keuangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/voffice.co.id\/public\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pajak","item":"http:\/\/145.79.15.100\/blog\/seputar-pajak\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cara Membuat Laporan Posisi Keuangan Sesuai Standar Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/","name":"vOffice Blog","description":"vOffice Smarter Business Better Life","publisher":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization","name":"vOffice","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png","contentUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png","width":200,"height":70,"caption":"vOffice"},"image":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/","https:\/\/www.instagram.com\/voffice\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/voffice-indonesia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1","name":"Abi Mulya","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g","caption":"Abi Mulya"},"url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/author\/h4rd_5oinz\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11184","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11184"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11184\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11186,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11184\/revisions\/11186"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11184"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11184"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11184"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}