{"id":11125,"date":"2026-03-10T13:43:21","date_gmt":"2026-03-10T06:43:21","guid":{"rendered":"http:\/\/145.79.15.100\/blog\/?p=11125"},"modified":"2026-03-10T13:43:21","modified_gmt":"2026-03-10T06:43:21","slug":"cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/","title":{"rendered":"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap"},"content":{"rendered":"<p>Cara lapor PPh 25 badan di Coretax dilakukan secara online melalui sistem resmi Coretax DJP milik Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Wajib Pajak badan yang memenuhi kriteria tertentu harus melaporkan perhitungan angsuran pajak penghasilan perusahaan secara berkala sesuai ketentuan PER-11\/PJ\/2025.<\/p>\n<p>Pelaporan ini berbasis formulir elektronik dan menggunakan sertifikat elektronik untuk penandatanganan SPT. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan perusahaan yang menjadi dasar perhitungan Penghasilan Kena Pajak (PKP).<\/p>\n<h2>Apa Itu PPh Pasal 25 Badan?<\/h2>\n<p>PPh Pasal 25 badan adalah angsuran pajak penghasilan perusahaan yang dibayar secara berkala selama tahun berjalan.<\/p>\n<p>Tujuannya adalah untuk mengurangi beban pajak saat pelaporan SPT Tahunan dengan cara mencicil pajak setiap periode tertentu berdasarkan estimasi penghasilan.<\/p>\n<p>Beberapa karakteristik utama PPh Pasal 25 badan:<\/p>\n<ul>\n<li>Dibayar dan dilaporkan secara berkala<\/li>\n<li>Berdasarkan estimasi pajak terutang<\/li>\n<li>Menggunakan dasar laporan keuangan fiskal<\/li>\n<li>Memperhitungkan kredit pajak seperti PPh 22 atau PPh 23<\/li>\n<\/ul>\n<p>Angsuran ini nantinya menjadi kredit pajak saat perusahaan melaporkan SPT Tahunan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-aktivasi-akun-coretax-badan\/\">Cara Aktivasi Akun Coretax Badan: Panduan Lengkap dari vOffice<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Siapa yang Wajib Lapor PPh 25 di Coretax?<\/h2>\n<figure id=\"attachment_11109\" aria-describedby=\"caption-attachment-11109\" style=\"width: 735px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11109\" src=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/document4.webp\" alt=\"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap\" width=\"735\" height=\"490\" srcset=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/document4.webp 735w, https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/document4-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 735px) 100vw, 735px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11109\" class=\"wp-caption-text\">Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap (pexels.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurut ketentuan <strong>PER-11\/PJ\/2025<\/strong>, pelaporan PPh 25 melalui Coretax wajib dilakukan oleh Wajib Pajak tertentu, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Bank<\/li>\n<li>BUMN dan BUMD<\/li>\n<li>Perusahaan yang terdaftar di bursa<\/li>\n<li>Wajib Pajak yang wajib menyampaikan laporan keuangan berkala<\/li>\n<\/ul>\n<p>Pelaporan dilakukan secara <strong>triwulanan<\/strong> dengan periode:<\/p>\n<ul>\n<li>Januari \u2013 Maret<\/li>\n<li>Januari \u2013 Juni<\/li>\n<li>Januari \u2013 September<\/li>\n<\/ul>\n<p>Batas waktu pelaporan adalah <strong>maksimal 20 hari setelah akhir periode pelaporan<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-spt-masa-ppn-badan-di-coretax\/\">Cara Lapor SPT Masa PPN Badan di Coretax: Panduan Lengkap<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Persiapan Sebelum Lapor PPh 25 Badan<\/h2>\n<p>Sebelum masuk ke sistem <strong>Coretax DJP<\/strong>, perusahaan harus menyiapkan beberapa data penting agar proses pelaporan berjalan lancar.<\/p>\n<h3>1. Sertifikat Elektronik<\/h3>\n<p>Digunakan untuk autentikasi dan penandatanganan SPT oleh PIC atau signer perusahaan.<\/p>\n<h3>2. Laporan Keuangan Kumulatif<\/h3>\n<p>Data laporan keuangan dari awal tahun hingga periode pelaporan, termasuk:<\/p>\n<ul>\n<li>Penghasilan bersih<\/li>\n<li>Penghasilan luar negeri<\/li>\n<li>Penghasilan final atau bukan objek pajak<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Data Kredit Pajak<\/h3>\n<p>Termasuk bukti pemotongan atau pemungutan pajak seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>PPh Pasal 22<\/li>\n<li>PPh Pasal 23<\/li>\n<li>Angsuran PPh 25 sebelumnya<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Data Kompensasi Kerugian Fiskal<\/h3>\n<p>Jika perusahaan memiliki kerugian fiskal dari tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Semua data ini tidak diunggah sebagai lampiran, tetapi dimasukkan langsung dalam formulir elektronik Coretax.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-daftar-npwp-badan-di-coretax\/\">Cara Daftar NPWP Badan di Coretax: Panduan Lengkap dan Praktis<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Langkah-Langkah Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax<\/h2>\n<p>Berikut panduan praktis pelaporan SPT PPh Pasal 25 badan melalui Coretax.<\/p>\n<h3>1. Login ke Sistem Coretax<\/h3>\n<p>Masuk ke akun Coretax menggunakan akses <strong>PIC atau signer SPT<\/strong> yang memiliki sertifikat elektronik aktif.<\/p>\n<p>Setelah login, lakukan <strong>impersonate ke NPWP badan<\/strong> yang akan dilaporkan.<\/p>\n<h3>2. Buat Konsep SPT<\/h3>\n<p>Pilih menu berikut:<\/p>\n<p>Surat Pemberitahuan (SPT)<br \/>\nBuat Konsep SPT<\/p>\n<p>Kemudian pilih jenis SPT:<\/p>\n<p>PPh Pasal 25 bagi Wajib Pajak Masuk Bursa atau Wajib Pajak Lainnya<\/p>\n<p>Tentukan juga:<\/p>\n<ul>\n<li>Periode pelaporan<\/li>\n<li>Model SPT (normal atau pembetulan)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Klik <strong>Buat Konsep SPT<\/strong> untuk melanjutkan.<\/p>\n<h3>3. Isi Formulir SPT<\/h3>\n<p>Klik ikon edit pada konsep SPT untuk mengisi formulir.<\/p>\n<p>Identitas Wajib Pajak akan terisi otomatis oleh sistem.<\/p>\n<p>Isi beberapa bagian berikut:<\/p>\n<p><strong>Bagian A \u2013 Dasar Pajak<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Penghasilan bersih<\/li>\n<li>Penghasilan neto luar negeri<\/li>\n<li>Penghasilan final atau bukan objek pajak<\/li>\n<li>Pengurangan fiskal<\/li>\n<li>Kompensasi kerugian<\/li>\n<li>Penghasilan Kena Pajak (PKP)<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Bagian B \u2013 Perhitungan PPh<\/strong><\/p>\n<p>Pilih tarif pajak yang sesuai, misalnya:<\/p>\n<ul>\n<li>22% tarif umum badan<\/li>\n<li>tarif fasilitas tertentu<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Bagian C \u2013 Kredit Pajak<\/strong><\/p>\n<p>Isi kredit pajak yang dimiliki perusahaan seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>PPh 22<\/li>\n<li>PPh 23<\/li>\n<li>Angsuran PPh 25 sebelumnya<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Bagian D<\/strong><\/p>\n<p>Sistem otomatis menghitung angsuran pajak untuk masa berikutnya.<\/p>\n<p><strong>Bagian E<\/strong><\/p>\n<p>Centang pernyataan kebenaran data dan pilih status penandatangan.<\/p>\n<h3>4. Simpan dan Kirim SPT<\/h3>\n<p>Setelah semua data terisi:<\/p>\n<ul>\n<li>Klik <strong>Simpan<\/strong><\/li>\n<li>Klik <strong>Kirim SPT<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Sistem akan otomatis menampilkan:<\/p>\n<ul>\n<li>Nama Wajib Pajak<\/li>\n<li>NPWP<\/li>\n<li>Tanggal pelaporan<\/li>\n<\/ul>\n<p>SPT tetap wajib dikirim <strong>meskipun angsuran pajak bernilai nihil<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-spt-tahunan-badan-di-coretax\/\">Cara Lapor SPT Tahunan Badan di Coretax: Panduan dari vOffice<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Lapor PPh 25 di Coretax<\/h2>\n<p>Beberapa kendala teknis sering dialami perusahaan saat menggunakan sistem Coretax.<\/p>\n<h3>Error Sistem<\/h3>\n<p>Contoh yang sering muncul:<\/p>\n<ul>\n<li>Save Invalid<\/li>\n<li>500 Internal Server Error<\/li>\n<li>Gagal login atau OTP tidak terkirim<\/li>\n<\/ul>\n<p>Solusi yang bisa dilakukan:<\/p>\n<ul>\n<li>Bersihkan cache browser<\/li>\n<li>Gunakan koneksi stabil<\/li>\n<li>Akses sistem di luar jam sibuk<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika masalah berlanjut, Anda dapat menghubungi <strong>Kring Pajak 1500200<\/strong> atau KPP terdaftar.<\/p>\n<h3>Kesalahan Input Data<\/h3>\n<p>Kesalahan lain sering berasal dari input data, misalnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Format tanggal atau angka tidak sesuai<\/li>\n<li>Salah memilih periode SPT<\/li>\n<li>Perhitungan PKP tidak akurat<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kesalahan ini bisa menyebabkan angsuran PPh 25 menjadi tidak sesuai.<\/p>\n<p>Karena itu, penting untuk melakukan <strong>cross-check dengan laporan keuangan perusahaan sebelum mengirim SPT<\/strong>.<\/p>\n<h2>Pentingnya Konsultasi Pajak untuk Pelaporan PPh 25<\/h2>\n<p>Pelaporan PPh 25 badan di Coretax membutuhkan pemahaman yang baik tentang <strong>perhitungan fiskal, kredit pajak, dan pengisian formulir elektronik<\/strong>. Kesalahan kecil dalam input data dapat mempengaruhi jumlah pajak yang harus dibayar perusahaan.<\/p>\n<p>Di sinilah dukungan profesional menjadi penting.<\/p>\n<p>Kami di vOffice menyediakan <strong>jasa konsultan pajak dan layanan akuntansi serta pelaporan pajak<\/strong> untuk membantu perusahaan mengelola kewajiban perpajakan dengan lebih efisien.<\/p>\n<p>Tim kami dapat membantu Anda dalam:<\/p>\n<ul>\n<li>Perhitungan angsuran PPh 25 badan<\/li>\n<li>Penyusunan laporan keuangan fiskal<\/li>\n<li>Pelaporan SPT melalui Coretax<\/li>\n<li>Konsultasi pajak perusahaan secara berkelanjutan<\/li>\n<\/ul>\n<p>Dengan dukungan layanan profesional dari vOffice, proses pelaporan pajak menjadi lebih <strong>akurat, aman, dan efisien<\/strong> sehingga Anda dapat fokus pada pengembangan bisnis.<\/p>\n<p>Pelajari layanan kami di sini:<\/p>\n<ul>\n<li><strong><a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/layanan\/pajak\">Jasa Konsultan Pajak<\/a><\/strong><\/li>\n<li><strong><a href=\"https:\/\/voffice.co.id\/layanan\/akuntansi-dan-pelaporan-pajak\">Jasa Pembuatan Laporan Keuangan dan Pelaporan Pajak<\/a><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong><a href=\"https:\/\/wa.me\/6285280069800?text=Halo!%20Saya%20ingin%20bertanya%20tentang%20layanan%20pajak%20dan%20akuntansi,%20Saya%20tau%20dari%20website%20(SEO)\" target=\"_blank\" rel=\"noopener nofollow\">Hubungi kami untuk konsultasi GRATIS!<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1>FAQ Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax<\/h1>\n<h2>Apakah semua perusahaan wajib melaporkan PPh 25 melalui Coretax?<\/h2>\n<p>Tidak. Pelaporan melalui Coretax terutama berlaku untuk Wajib Pajak tertentu seperti perusahaan yang terdaftar di bursa, bank, BUMN, BUMD, atau perusahaan yang wajib menyampaikan laporan keuangan berkala.<\/p>\n<h2>Apakah laporan PPh 25 harus disampaikan jika angsuran pajak nihil?<\/h2>\n<p>Ya. SPT tetap harus dilaporkan meskipun tidak ada angsuran pajak yang harus dibayar pada periode tersebut.<\/p>\n<h2>Apakah pelaporan PPh 25 di Coretax memerlukan lampiran dokumen?<\/h2>\n<p>Tidak ada lampiran dokumen fisik. Semua data dimasukkan langsung ke dalam formulir elektronik di sistem Coretax.<\/p>\n<h2>Berapa batas waktu pelaporan PPh Pasal 25 badan?<\/h2>\n<p>Pelaporan harus dilakukan maksimal <strong>20 hari setelah akhir periode pelaporan triwulanan<\/strong>.<\/p>\n<h2>Apa yang harus dilakukan jika terjadi error saat pelaporan Coretax?<\/h2>\n<p>Periksa kembali kelengkapan data, bersihkan cache browser, gunakan koneksi stabil, atau hubungi Kring Pajak DJP jika kendala tetap terjadi.<br \/>\n<script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"FAQPage\",\n  \"mainEntity\": [\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah semua perusahaan wajib melaporkan PPh 25 melalui Coretax?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Tidak semua perusahaan wajib melaporkan PPh Pasal 25 melalui Coretax. Kewajiban ini berlaku untuk Wajib Pajak tertentu seperti bank, BUMN, BUMD, perusahaan yang terdaftar di bursa, atau Wajib Pajak lain yang wajib menyampaikan laporan keuangan berkala sesuai ketentuan PER-11\/PJ\/2025.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah SPT PPh 25 tetap harus dilaporkan jika angsuran pajak nihil?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Ya, laporan tetap wajib disampaikan meskipun angsuran PPh Pasal 25 bernilai nihil. Wajib Pajak tetap harus mengirim SPT melalui sistem Coretax sesuai periode pelaporan yang berlaku.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apakah pelaporan PPh 25 badan di Coretax memerlukan lampiran dokumen?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Pelaporan PPh 25 badan di Coretax tidak memerlukan lampiran dokumen fisik. Semua data dimasukkan langsung ke dalam formulir elektronik, namun Wajib Pajak harus menyiapkan data pendukung seperti laporan keuangan kumulatif dan bukti kredit pajak untuk memastikan pengisian data akurat.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Berapa batas waktu pelaporan PPh Pasal 25 badan?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Batas waktu pelaporan PPh Pasal 25 badan adalah maksimal 20 hari setelah akhir periode pelaporan triwulanan, misalnya periode Januari\u2013Maret, Januari\u2013Juni, dan Januari\u2013September.\"\n      }\n    },\n    {\n      \"@type\": \"Question\",\n      \"name\": \"Apa yang harus dilakukan jika terjadi error saat lapor PPh 25 di Coretax?\",\n      \"acceptedAnswer\": {\n        \"@type\": \"Answer\",\n        \"text\": \"Jika terjadi error seperti Save Invalid atau 500 Internal Server Error, periksa kembali kelengkapan data yang diinput, bersihkan cache browser, gunakan koneksi internet yang stabil, dan coba akses sistem di luar jam sibuk. Jika masalah berlanjut, Anda dapat menghubungi Kring Pajak DJP di 1500200 atau KPP terdaftar.\"\n      }\n    }\n  ]\n}\n<\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cara lapor PPh 25 badan di Coretax dilakukan secara online &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11126,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-11125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-seputar-pajak"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v18.4 (Yoast SEO v27.1.1) - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-premium-wordpress\/ -->\n<title>Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap | vOffice<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Panduan lengkap cara lapor PPh 25 badan di Coretax DJP, syarat, langkah pengisian, hingga solusi error pelaporan pajak perusahaan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap | vOffice\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Panduan lengkap cara lapor PPh 25 badan di Coretax DJP, syarat, langkah pengisian, hingga solusi error pelaporan pajak perusahaan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"vOffice\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-10T06:43:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"http:\/\/145.79.15.100\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"490\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Abi Mulya\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/\"},\"author\":{\"name\":\"Abi Mulya\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1\"},\"headline\":\"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap\",\"datePublished\":\"2026-03-10T06:43:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/\"},\"wordCount\":978,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp\",\"articleSection\":[\"Pajak\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/\",\"name\":\"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap | vOffice\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp\",\"datePublished\":\"2026-03-10T06:43:21+00:00\",\"description\":\"Panduan lengkap cara lapor PPh 25 badan di Coretax DJP, syarat, langkah pengisian, hingga solusi error pelaporan pajak perusahaan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp\",\"width\":735,\"height\":490,\"caption\":\"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap (pexels.com)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/voffice.co.id\/public\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pajak\",\"item\":\"http:\/\/145.79.15.100\/blog\/seputar-pajak\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/\",\"name\":\"vOffice Blog\",\"description\":\"vOffice Smarter Business Better Life\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"vOffice\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png\",\"width\":200,\"height\":70,\"caption\":\"vOffice\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/\",\"https:\/\/www.instagram.com\/voffice\/\",\"https:\/\/www.linkedin.com\/company\/voffice-indonesia\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1\",\"name\":\"Abi Mulya\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Abi Mulya\"},\"url\":\"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/author\/h4rd_5oinz\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap | vOffice","description":"Panduan lengkap cara lapor PPh 25 badan di Coretax DJP, syarat, langkah pengisian, hingga solusi error pelaporan pajak perusahaan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap | vOffice","og_description":"Panduan lengkap cara lapor PPh 25 badan di Coretax DJP, syarat, langkah pengisian, hingga solusi error pelaporan pajak perusahaan.","og_url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/","og_site_name":"vOffice","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/","article_published_time":"2026-03-10T06:43:21+00:00","og_image":[{"width":735,"height":490,"url":"http:\/\/145.79.15.100\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Abi Mulya","twitter_card":"summary_large_image","schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/"},"author":{"name":"Abi Mulya","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1"},"headline":"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap","datePublished":"2026-03-10T06:43:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/"},"wordCount":978,"publisher":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp","articleSection":["Pajak"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/","name":"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap | vOffice","isPartOf":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp","datePublished":"2026-03-10T06:43:21+00:00","description":"Panduan lengkap cara lapor PPh 25 badan di Coretax DJP, syarat, langkah pengisian, hingga solusi error pelaporan pajak perusahaan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#primaryimage","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp","contentUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/giving-document.webp","width":735,"height":490,"caption":"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap (pexels.com)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/cara-lapor-pph-25-badan-di-coretax\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/voffice.co.id\/public\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pajak","item":"http:\/\/145.79.15.100\/blog\/seputar-pajak\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Cara Lapor PPh 25 Badan di Coretax: Panduan Lengkap"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/","name":"vOffice Blog","description":"vOffice Smarter Business Better Life","publisher":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#organization","name":"vOffice","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png","contentUrl":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/logo-voffice-dark-1-e1516091368248.png","width":200,"height":70,"caption":"vOffice"},"image":{"@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/vo.indonesia\/","https:\/\/www.instagram.com\/voffice\/","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/voffice-indonesia"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/ae02f66c7f3cb032db284c13435ab6c1","name":"Abi Mulya","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/699c96d64e51367c89c70e62a8a8648c22dcd93609d2a1a9eb631c7a2d108787?s=96&d=mm&r=g","caption":"Abi Mulya"},"url":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/author\/h4rd_5oinz\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11127,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11125\/revisions\/11127"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/voffice.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}